Taufan Pawe Terpilih Secara Aklamasi Ketua Golkar Sulsel

Ketua DPD II Golkar Sulsel, Taufan Pawe

Taufan Pawe akhirnya terpilih secara aklamasi melalui Forum Musda X Partai Golkar Sulsel di The Sultan Hotel, Jakarta, Jumat (7/8/2020) malam ini.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Ketua DPD II Golkar Sulsel, Taufan Pawe akhirnya terpilih secara aklamasi melalui Forum Musda X Partai Golkar Sulsel di The Sultan Hotel, Jakarta, Jumat (7/8/2020) malam ini.

Para Kandidat sepakat menunjuk Taufan Pawe Sebagai Ketua Golkar Sulsel periode 2020 – 2025.

Hal itu mengakhiri polemik panjang dalam penentuan suksesor Nurdin Halid. 30 voters memilih jalan mufakat dan menghindari voting tertutup untuk meminimalkan konflik pasca Munas.

Baca juga: Musda Golkar Sulsel Diminta Berakhir Secara Mufakat

Aklamasi ini ditempuh setelah Ketum DPP Golkar memberi jalan kepada Forum Musda untuk menentukan ketuanya sendiri. Akhirnya, dengan kesepakatan empat kandidat lainnya, Taufan Pawe yang juga Walikota Parepare ditunjuk sebagai suksesor Nurdin Halid.

Sementara dikatakan Supriansa sebagai bakal calon ketua DPD I Golkar Sulsel legowo atas pengumuman Taufan Pawe terpilih Ketua DPD I Golkar Sulsel untuk menggatikan posisi Nurdin Halid.

“Kesimpulannya, saya mengumumkan kepada kita semua. Kami bermufakat, kami menyepakati bapak Taufan Pawe untuk memimpin Partai Golkar Sulawesi Selatan periode 2020-2025,” kata Supriansa yang didaulat sebagai juru bicara hasil musyawarah.

Baca juga: Nurdin Halid Pindahkan Musda Golkar Sulsel ke Jakarta

Supriansa adalah lawan kuat Taufan Pawe dari empat calon ketua yang bertarung. Dua nama lainnya adalah Hamka B Kady dan Syamsuddin Hamid.

Keempat nama ini dinyatakan lolos sebagai calon setelah disetujui dalam forum Musda Golkar Sulsel yang dipimpin Nurdin Halid. Padahal, idealnya cuma tiga calon yang bisa lolos jika merujuk aturan main internal beringin.

Baca juga: Jelang Musda Golkar, Supriansa Akui Telah Kumpulkan Ketua dan Sekretaris DPD II se-Sulsel

“Tidak diabaikan (syarat jumlah dukungan). Kenapa, karena ada diskresi ketum. Itulah kemudian, ada diskresi ketua umum, ada kesepakatan musyawarah peserta Musda. Maka ada empat calon,” jelas Nurdin Halid.

Hasil keputusan forum, empat nama ini lalu dikonsultasikan ke Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto. Sekira pukul 19:00 WIB, sidang lalu diskors.

Leave a Reply