Cegah Penyebaran Covid-19, Peserta KKN Unhas 104 Bangun Wasinjak

Peserta KKN Unhas gelombang 104 kelompok Gowa membangun wasinjak untuk pengurus Masjid Hj Siti Sochrah, Desa Bontoa, Kecamatan Pallangga, Gowa. Desain wastafel ini bisa menekan penularan Covid-19 karena krannya tidak sentuh dengan tangan.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin gelombang 104 membuat Wastafel Sistem Injak (Wasinjak) dengan tema Bersatu Melawan Covid-19. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi langsung untuk membantu program pemerintah dalam upaya penanganan dan pencegahan Covid-19.

Qadriyyah Marzuqah dari Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin Peserta KKN kelompok Gowa 4 mengatakan, Wasinjak ini merupakan alat untuk mencuci tangan dengan air dan sabun tanpa harus menggunakan sentuhan tangan, sebab di wastafel tersebut tersedia pedal yang akan berfungsi mengeluarkan air dan cairan sabun. Tidak hanya keran air yang menggunakan sistem injak, tempat sabun juga menggunakan prinsip yang sama.

“Jadi cukup menginjak pedal pada wastafel dan air akan keluar. Ketika selesai cukup memindahkan kaki dari pedal begitupun ketika ingin mengambil sabun cukup menginjak pedal pada bagian tempat sabun,” katanya, Sabtu (8/9).

Baca: Satgas Covid-19 Unhas Bantu Ribuan Botol Minyak Kayu Putih ke Pemkot Makassar

Menurutnya, di era adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang, tempat ibadah dapat menjadi tempat penyebaran virus Covid-19.

“Oleh karena itu, protokol kesehatan di tempat ibadah tetap harus diterapakan. Sehingga jemaah yang akan melaksanakan shalat di masjid dapat mencuci tangan sebelum memasuki masjid dan tidak menularkan virus kepada orang lain,” pungkasnya.

Sementara itu, dosen Fakultas Hukum yang juga pendamping kelompok Gowa 4, M Zulfan Hakim, berharap agar mahasiswa memastikan betul protokol kesehatan, memfokuskan program kerja yang dapat dilakukan dari rumah dan seminimal mungkin melakukan kontak fisik dengan orang lain.

“Saya harapkan agar adik-adik silahkan membuat kegiatan dan kalau ke lapangan jangan lupa safety, jaga kesehatan, ingat virusnya sudah airbone,” Jelasnya.

Sementara itu, ketua RW Anto Sukamto, merespon baik adanya program kerja ini “Alat yang diberikan ini sangat baik digunakan di masjid terutama di masa adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang,” ujarnya.

Baca: Fakultas Hukum Unhas Fasilitasi Video Conference Sidang Sengketa Pemilu

Dirinya berharap agar ditempat umum lainnya akan tersedia fasilitas seperti ini.

“KKN bertema covid ini cukup menarik dan harapan saya, kedepannya di tempat-tempat umum akan tersedia fasilitas cuci tangan sistem injak seperti ini yang disediakan pemerintah, lembaga atau perusahaan swasta maupun masyarakat yang sudah seharusnya bekerja sama untuk tetap menciptakan suasana yang kondusif agar dapat membantu negeri terbebas dari Covid-19,” harapnya.

Leave a Reply