Polisi Parepare Berhasil Gagalkan Pengedar Sabu Berbentuk Cairan

Polres Parepare menggelar Konferensi pers atas penangkapan pelaku untuk pengedaran sabu-sabu berbentuk cairan

Pelaku berinisal SR (33) ditanggap saat berada di salah satu kamar hotel di Parepare. SR diketahui adalah warga Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Timur.

PAREPARE, NEWSURBAN.ID — Satuan Narkoba Polres Parepare, berhasil menggagalkan aksi pelaku untuk mengedarkan sabu-sabu dengan modus baru melalui olahan cairan.

Pelaku berinisal SR (33) ditanggap saat berada di salah satu kamar hotel di Parepare. SR diketahui adalah warga Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Timur.

“Dari hasil keterangan tersangka SR, barang tersebut milik SD dan KD yang merupakan rekannya di Tarakan. Selanjutnya, barang tersebut diminta untuk diantarkan ke Kabupaten Sidrap dengan upah Rp10 juta,” ungkap Kapolres Parepare, AKBP Budi Susanto Selasa (11/08/2020).

Baca juga: BNN Palopo Amankan 168,7 Gram Sabu Berasal dari Pekanbaru Riau

Dari tangan pelaku, kata Budi, telah mengamankan satu botol sabu cair dalam kemasan air mineral ukuran besar, dengan berat 1,5 liter atau setara dengan 1 kilogram jika telah diproses melalui penguapan dan pengeringan.

Selain itu, terdapat dua sachet sabu hasil olahan cair dengan berat total 86 gram.

“Jika ditaksir, total harga barang haram tersebut mencapai Rp1 milliar lebih, dan tentunya dapat menyelamatkan kurang lebih 10.000 jiwa yang terhindar dari penyalahagunaannya,” terangnya.

Baca juga; Tim Saber Pungli Polres Tarakan Amankan Rp244 Juta

Sementara, Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Suardi mengemukakan, sabu cair ini merupakan modus baru yang pertama kali ditemukan. Barang tersebut, kata dia, tidak berbau, dan hampir sama dengar air mineral, sehingga bisa mengelabuhi petugas bandara, karena tidak terbaca oleh X-Ray.

“Tersangka dijerat dengan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun, maksimal 20 tahun penjara. Selanjutnya, kami akan ke Tarakan untuk melakukan pengembangan,” tandasnya.(*)

Leave a Reply