Tingkatkan Peringkat SAKIP, Pemkab Gowa Pacu Pelayanan

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa terus berupaya meningkatkan penilaian kualitas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) menuju BB dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

GOWA, NEWSURBAN.ID – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyebutkan empat upaya Pemkab Gowa untuk meningkatkan kualitas SAKIP. Pertama, peningkatan kemampuan instansi pemerintah mempertanggungjawabkan target kinerja dan penganggaran. Kedua, melaksanakan reformulasi indikator kinerja dengan menetapkan ukuran-ukuran kinerja yang jelas dan menyusun cross cutting program antara Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Ketiga, efesiensi anggaran dan terakhir menindaklanjuti rekomendasi evaluasi SAKIP 2018.

Penilaian SAKIP Kabupaten Gowa terus mengalami peningkatan dari tahun 2016 lalu hingga saat ini. Saat ini berda di kategori B dengan nilai 63.25.

“Hasil Penilaian SAKIP Tahun 2016 Kabupaten Gowa mendapatkan kategori CC (53,36) dengan perbaikan dimulai dari penyusunan RPJMD dan RENSTRA SKPD 2016-2021. Tahun 2017 terjadi peningkatan yang signifikan dengan mendapatkan Kategori B (61,16) dan tahun 2018 naik menjadi 62,80,” ungkapnya dalam presentasi pengembangan implementasi SAKIP Pemkab Gowa, pada kegiatan Pendampingan Kebijakan Reformasi Birokrasi SAKIP oleh Kemenpan RB RI di Hotel Four Points By Sheraton Makassar, Jumat (21/8). Dan dihadiri tiga Kabupaten di Sulawesi Selatan yakni Kabupaten Gowa, Maros dan Luwu Timur.

BACA



Guna meningkatkan kualitas pelayanan menuju penilaian SAKIP Kategori BB, Pemkab Gowa telah menindaklanjuti sejumlah rekomendasi evaluasi tahun sebelumnya. Seperti penyempurnaan keselarasan kinerja yang diturunkan dari RPJMD secara berjenjang dengan memperhatikan hubungan kausalitas penguatan pondasi program menunjang prioritas RPJMD.

Pemkab Gowa juga kata Adnan akan membuat sistem pemerintahan, terutama di bidang pelayanan yang lebih memudahkan masyarakat. Salah satunya dengan membuat Mall Pelayanan Publik dan Pos Pelayanan pada kecamatan dataran tinggi di Kabupaten Gowa.

“Jadi nanti ada delegasi kewenangan ke kecamatan supaya pelayanan lebih dekat dan masyarakat tidak perlu lagi ke Sungguminasa,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan Kemenpan RB, H Jufri Rahman menyebutkan untuk membenahi Reformasi Birokrasi dan SAKIP, ada delapan area perubahan yang harus diperbaiki yaitu Manajemen Perubahan, Aspek pengawasan, Akuntabilitas Kinerja, Aspek Tata Laksana, Sumber Daya Manusia (SDM), Layanan Publik dan Regulasi Kebijakan.

“Kalau sudah melakukan pembenahan di delapan area perubahan itu, maka ujung-ujungnya pasti akan kelihatan indeksnya naik,” sebutnya.

Selain itu, dia menilai bahwa Kabupaten Gowa saat ini terus mengalami kemajuan dibawah kepemimpinan Bupati Adnan. “Itu hal yang luar bisa. Kalau itu semua bergerak degan pemahaman yang sama ringan tugas kita di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. Apa yang bapak-bapak ingin cita-citakan bisa diwujudkan, kita wujudkan bersama,” tambahnya.

 

Leave a Reply