WASPADA! Kabupaten Nunukan Temukan Kasus Reinfeksi Covid-19

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Nunukan menemukan satu pasien positif sembuh kembali terpapar Virus Corona. Dengan kasus itu, Kabupaten Nunukan kembali ke zona kuning (waspada).

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Wabah Covid-19 kembali membuat pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nunukan kembali pada situasi waspada. Padahal sebelumnya Kabupaten Nunukan berhasil menurunkan dampak terpaparnya Virus mematikan ini hingga 0 pasien, dan bisa dikatakan nunukan zona hijau (zona aman), aktivitas masyarakat juga sudah berjalan kembali normal.

Namun itu tidak bertahan lama, beberapa waktu lalu petugas kesehatan kembali menemukan pasien positif terpapar Covid-19.

Baca: Pemkab Nunukan Dorong Aktivitas UMKM Untuk Gairahkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dalam hal ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nunukan mengabarkan, Kondisi saat ini di lapangan sangat dinamis. Hal ini sangat berisiko ketika tidak mematuhi protokol kesehatan yang terbukti sangat efektif memutus rantai penularan COVID-19.

Hj. Asmin Laura Hafid (Bupati Nunukan) selaku Ketua Tim Gugus Tugas yang didampingi Dandim 0911 Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto SE. selaku Ketua I, Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar, selaku Ketua II, meminta serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk selalu disiplin dan patuh terhadap protokol kesehatan.

Baca: Delapan Aksi Gugus Tugas Nunukan Ampuh Menekan Penularan Covid-19

Laura mengatakan agar semua masyarakat Nunukan menerapkan protokol kesehatan untuk menangkal penyebaran. “Gunakan masker diluar rumah atau ketika berinteraksi dengan orang lain, jaga jarak 1-2 meter dengan orang lain dan pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan memakai air mengalir dan sabun ataupun handsanitizer yang berbahan baku alkohol,” jelas Laura.

Dia juga menyarankan masyarakat menjaga stamina dan kebugaran agar imunitas tetap terjaga dengan cara selalu berolah raga secara rutin dan mengkonsumsi makanan yang bergizi setiap harinya.

Baca: Fase New Normal, Bupati Nunukan Bahas Penanganan Covid-19 Bersama Komisi II DPRD Kota Tarakan

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga menyebutkan ada pasien yang baru terpapar di Nunukan. “Kami sampaikan bahwa pada hari Selasa, 11 Agustus 2020 Kabupaten Nunukan mendapat tambahan pasien konfirmasi positif, Pasien ini merupakan Pasien NNK#48,” sebut Laura.

Pasien NNK#48 pernah terdaftar sebagai pasien konfirmasi positif di Surabaya pada bulan Juni – Juli 2020 dan sudah dinyatakan sembuh dengan dibuktikan dengan hasil pemeriksaan follow up di Surabaya negatif, Kemudian kembali ke Nunukan pada tanggal 18 Juli 2020.

Baca: COVID-19 Terkendali, Wakil Rakyat Nunukan Apresiasi Tim Gugus Tugas

Namun keterangan Laura, pasien tersebut beberapa waktu berencana bepergian keluar Nunukan yang kemudian dilakukan rapid test di RSUD Nunukan sebagai syarat pelaku perjalanan dan hasilnya dinyatakan reaktif pada tanggal 8 Agustus 2020.

“Dari hasil itu, kemudian dilaksanakan Pemeriksaan Swab secara mandiri di RSUD Nunukan pada tanggal 9 dan 10 Agustus dan dikirimkan secara mandiri ke RSUD Kota Tarakan pada tanggal 10 Agustus 2020. Pada tanggal 10 agustus malam hasil keluar dan dinyatakan pasien positif,” tambah Laura.

Baca: DPRD Nunukan Minta RKPD 2021 Fokus Belanja Prioritas

Berdasarkan hasil konsultasi dengan dr Spesialis Paru RSUD Nunukan, Pasien ini masuk kategori pasien impor yang mengalami reinfeksi yang sebelumnya memang sudah dinyatakan sembuh di Surabaya.

Selanjutnya pada hari Selasa Malam (11 Agustus 2020) petugas juga mendapatkan hasil pemeriksaan PCR dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan / BBLK Surabaya) dari 32 orang kontak erat yang kita kirimkan sampelnya pada tanggal 7 Agustus 2020.

“Sampel ini merupakan semua sampel kontak erat dari pasien NNK#46 dan Pasien NNK#47 dengan hasil kita dapatkan 2 orang dinyatakan positif. Pasien NNK#49, pasien ini merupakan Nakes di RSUD Nunukan dan merupakan kontak erat dari Pasien NNK#47,” ungkapnya.

Baca: Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid. SE, MM, Perempuan Perkasa di Perbatasan RI Malaysia

Sebagai Informasi, dengan penambahan 1 orang pasien konfirmasi pada Selasa Pagi dan 2 orang pasien konfirmasi positif pada Selasa malam (11 Agustus 2020) saat ini jumlah kumulatif pasien konfirmasi yang ada di Kabupaten Nunukan tercatat ada 50 orang

Lebih lanjut, informasi lainnya, saat ini Poliklinik di RSUD Nunukan akan ditutup sementara sampai dengan semua kontak erat terutama Nakes di RSUD Nunukan diambil spesimen/sampel swabnya dan akan kita lakukan pemeriksaan PCR secepatnya. (ar)

One thought on “WASPADA! Kabupaten Nunukan Temukan Kasus Reinfeksi Covid-19

  1. Pingback: Kantor PTSP-Kemenag Nunukan Teken MoU Pendaftaran Haji | Newsurban

Leave a Reply