Puncak Perayaan HUT 75 Kemerdekaan RI Bertabur Hadiah

Seluruh rangkaian perayaan HUT 75 Kemerdekaan RI di Kabupaten Nunukan ditutup. Penutupan mengangkat tema “Semarak Merayakan Hari Kemerdekaan” bertabur hadiah.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID – Budaya memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang jatuh 17 Agustus 2020 selalu dipenuhi kemeriahan perayaan oleh masyarakat Indonesia. Meski tengah mengalami situasi pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Kemerdekaan yang memeriahkan dengan berbagai jenis perlombaan.

Dengan tidak mengabaikan protokol kesehatan, acara penutupan peringat Hut ke- 75 Kemerdekaan RI tampak masyarakat ditiga Rukun Tetangga (RT) yakni RT 13, 16, dan 18 melangsungkan acara penutupan bertema “Semarak Hari Kemerdekaan” yang sekaligus pembagian hadiah berjalan meriah di Jalan Sungai Bilal, Kabupaten Nunukan pada Minggu, (30/8) kemarin.

Acara yang berlangsung di Taman Pelangi Perbatasan Sei Bilal itu dihadiri langsung Asisten I, Muhammad Amin perwakilan dari Bupati Nunukan sebagai Perangkat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan. Disana Asisten I diminta Panitia Acara juga secara simbolis menutup acara dengan resmi sekaligus pembagian hadiah.

Dalam sambutan Bupati Nunukan, yang dibacakan langsung oleh Asisten I menuturkan bahwa, rasa syukur kemerdekaan atas nikmat tuhan yang maha kuasa kepada bangsa indonesia sehingga jenis perlombaan yang digelar setiap perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus, seperti lomba balap karung, lari kelereng, panjat pinang dan lomba – lomba yang lain, merupakan bentuk kegembiraan yang luar biasa.

“Lomba balap karung, lari kelerang dan panjat pinang bagi anak – anak selalu meriah dan akan selalu dikenang sampai kapanpun. Sedangkan bagi para remaja dan orang tua, lomba karaoke, lomba baca puisi atau sepak bola daster selalu menimbulkan kehebohan dan mengundang gelak tawa. Pendek kata, perayaan hang tahun kemerdekaan adalah hari yang penuh dengan kegembiraan bersama,” kata Muhammad Amin.

BACA



Selain itu, kata Asiten I menyambung perkataannya mennyebut, karena merasa bahwa perayaan itu adalah milik seluruh rakyat maka semua kegiatan perayaan HUT kemerdekaan selalu dilaksanakan secara gotong royong.

“Mulai dari kegiatan membersihkan dan mempercantik lingkungan sekitar, mengadakan berbagai jenis lomba khas tujuh belasan, menggelar malam syukuran, semua dilakukan secara gotong royong dan bahu membahu tanpa melihat perbedaan suku, agama apalagi pilihan politik” tambahnya.

Berdasarkan pantauan situasi di lokasi acara, suasana gembira, dan sikap saling bergotong royong tanpa perbedaan ditunjukan masyarakat pada malam gelaran acara penutupan bertema “Semarak Kemerdekaan”

“Hari – hari kita sebagai sebuah bangsa, apalagi di tengah situasi sulit seperti saat ini akibat merebaknya covid – 19, maka sikap – sikap tersebut akan menjadi modal yang sangat berharga bagi bangsa ini untuk tetap tegak dan menatap masa depan yang terang benderang,” sambungnya.

Sebagai Informasi, penutupan Malam “Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan” itu dihadiri oleh perwakilan Kodim 0911 Nunukan, Polsek Nunukan, tokoh masyarakat dan puluhan warga di Sei Bilal, Nunukan Barat.

“Jangan dilihat dari nilai hadiah yang diberikan, tetapi rasakan semangat kebersamaan dari hadiah – hadiah ini.” Tutup Asisten I Muhammad Amin. (hms/ar)

Leave a Reply