Disoroti Warga Bone, Truk Bak Terbuka Pengangkut Material Belum Ditindak

Publik di Bone kembali menyoroti mobil pengangkut bahan material dengan bak terbuka. Selain membuat polusi udara, juga rawan menyebabkan kecelakaan.

BONE, NEWSURBAN.ID — Maraknya truk pengangkut material galian C tanpa penutup bak di Kabupaten Bone, kembali menjadi sorotan. Truk yang biasanya melintas di Jalan Majang, Jalan Ahmad Yani, Jalan Wajo, dan Jalan Lappawawoi Karaeng Sigeri ini belum ditindak aparat berwajib.

Belum lama ini, di media sosial Facebook, warga baik yang tinggal maupun pengguna jalan yang biasa dilewati truk pengangkut material ini mengeluh. Mereka sering menjadi korban akibat jatuhnya material yang diangkut truk tersebut.

Baca Juga: Warga Bone Keluhkan Truk Pengangkut Material Tanpa Penutup Bak

Belum adanya tindakan yang dilakukan pihak berwajib terhadap truk tersebut membuat salah seorang anggota DPRD Bone, Muh Ramli angkat bicara. Legislator PKS ini menyayangkan belum adanya tindakan yang dilakukan pihak berwajib.

“Kami mohon instansi terkait harus mengatisipasi hal itu. Jangan sampai ada jatuh korban. Kalau terjadi apa-apa pada pengendara jalan, siapa yang mau bertanggung jawab,” tegas Muh Ramli, Senin (21/9/2020).

Dia menambahkan, truk yang mengangkut material memang perlu ditutup agar tidak menimbulkan polusi dan mengenai pengendara di jalan. “Muatan tersebut kapan saja bisa jatuh kalau tidak ditutup,” tutur Muh Ramli.

Baca Juga: Fraksi Nasdem Minta Pemkab Bone Bangun Sirkuit

Kasatlantas Polres Bone, AKP Fitriawan yang dikonfirmasi mengaku sudah sejak dulu pihaknya mengimbau dan memberitahukan kepada para sopir truk untuk menutup bak mobilnya saat beroperasi agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lagi berkendara.

“Tapi terkadang mereka buru-buru sehinggah mereka lupa tutup muatannya. Intinya, kami sudah mewarning dan memberitahukan mereka. Jika mereka tetap mengindahkan pemberitahuan kami dan mendapatkan hal tersebut di jalan, pasti kami tindak. Apalagi jika pelanggarannya sampai fatal, maka langsung tilang di tempat,” tegas Fitriawan. (fn)

Leave a Reply