Cegah Covid-19, Plt Walikota Sigit Purnomo Tempuh Gerakan Pendisiplinan Tempat Usaha

Mencegah penularan Covid-19, Pemerintah Kota Palu akan menempuh gerakan pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 di tempat-tempat usaha dan tempat umum.

PALU, NEWSURBAN.ID — Pelaksana tugas Wali Kota Palu Sigit Purnomo Said mengatakan Pemkot akan melakukan langkah pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan di tempat usaha dan umum.

Penegasan itu disampaikan Sigit dalam rapat koordinasi di rujab walikota Palu jalan balai kota palu pada Senin malam (28/9). Hadir pada rapat tersebut, Sekkot Palu H Asri, para camat, epala Puskesmas, koordinator pos lapangan pemeriksaan bersama Satgas Darurat Covid-19, dan perwakilan TNI serta Polri.

Baca Juga: 1 Oktober, Pemkot Palu Terapkan Penegakan Protokol Kesehatan

Sigit menekankan, semua tempat usaha dan tempat umum serta tempat ibadah tetap menjalankan kegiatannya termasuk kegiatan pesta pernikahan. Namun harus ada izin rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Palu dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19.

Sigit mengungkapkan, penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 mulai diberlakukan per 1 Oktober 2020. Hanya saja berpesan agar diberi kelonggaran selama sepekan, di pintu perbatasan.

“Bagi pelaku perjalanan antarkabupaten se Sulteng wajib membawa hasil rapid test yang baru dan hanya berlaku lima hari. Jika pelaku perjalanan tidak membawa hasil rapid test maka di pintu penjagaan langsung dirapid,” jelasnya.

Baca Juga: HUT 42 Kota Palu, Gubernur Longky Ajak Warga Cegah Penularan Covid-19

Setelah seminggu kelonggaran, maka pelaku perjalanan dari provinsi lain wajib menyertakan hasil swab yang baru maupun rapid test yang baru. “Jika tidak membawa maka langsung diminta berbalik arah dan tak diizinkan masuk ke wilayah Kota Palu,” ujarnya.

Demikian halnya pelaku perjalanan lintas kabupaten se Sulteng, wajib membawa hasil rapid test yang baru.

Sigit mengingatkan kembali agar pelaku perjalanan atau warga yang positif Covid-19 tidak boleh isolasi mandiri, namun harus menjalani perawatan di pondok perawatan asrama haji dan pondok perawatan pantoloan atau dirawat di rumah sakit yang sudah ditunjuk.

“Termasuk di rumah sakit swasta juga telah bersedia menyiapkan ruang khusus perawatan pasien Covid-19 dan dua tempat lainnya yakni di LPMP Sulteng dan Badan Diklat Provinsi Sulteng,” ujarnya.

Baca Juga: Pemkot Palu Tanggung Iuran BPJS Ketenagakerjaan PHL hingga Jukir

Sigit juga menyampaikan, sebelum penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19, sosialisasi harus secara masif agar masyarakat teredukasi. “Jika semua upaya telah dilakukan maka penerapan sanksi layak dilaksanakan,” tegas Sigit.

Untuk penerapan Perwali No.19 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan pencegahan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19, meminta semua pihak dalam tim terus berkoordinasi.

Sekkot Palu H Asri menmabhkan, semua OPD terkait agar benar-benar bertanggungjawab dalam penanganan Covid-19. “Harus lebih pro aktif dan bergerak cepat. Apalagi saat ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat maka upaya massif terus digencarkan,” imbuhnya. (yusuf)

3 thoughts on “Cegah Covid-19, Plt Walikota Sigit Purnomo Tempuh Gerakan Pendisiplinan Tempat Usaha

  1. Pingback: Kasus Positif Covid-19 Kota Palu Menyebar di 25 Kelurahan | Newsurban

  2. Pingback: Plt Walikota Palu Beberkan Capaian Program di Rembuk Nasional Germas Sapa | Newsurban

  3. Pingback: Masuk Kota Palu Cukup Hasil Rapid Test | Newsurban

Leave a Reply