Operasi Yustisi Jaring Sejumlah Pengendara Tak Pakai Masker

Pelaksana Tugas Walikota Palu Sigit Purnomo Said memimpin operasi yustisi 1 Oktober 2020.

Hari pertama, operasi yustisi penegakan hukum penerapan protokol kesehatan Covid-19, Kamis 1 Oktober 2020 menjaring puluhan pengendara roda dua dan roda empat yang tidak mengenakan masker.

PALU, NEWSURBAN.ID — Operasi yang digelar disejumlah ruas jalan protokol di Kota Palu dipimpin langsung Pelaksana Tugas Walikota Palu Sigit Purnomo Said bersama Kapolres serta Dandim 1306 dan tim penegakan hukum protokol kesehatan Covid-19 Kota palu.

Razia masker hari pertama ini diawali di Jalan Moh Hatta Palu. Puluhan aparat TNI, Polri dan Satpol PP mengawal ketat jalannya operasi.

Di tempat ini sedikitnya 6 pengendara motor berhasil terjaring tidak mengenakan masker. Mereka langsung dikenakan sanksi menyapu jalanan dan menandatangani surat pernyataan tidak akan mengulangi pelanggaran protokol kesehatan.

Baca Juga: 1 Oktober, Pemkot Palu Terapkan Penegakan Protokol Kesehatan

Pengendara tak bermaskser yang terjaring razia operasi yustisi di Kota Palu diberi sanksi sosial menyapu jalan.

Terpantau, warga yang dikenakan sanksi umumnya tidak merasa keberatan dengan sanksi tersebut. Hanya saja warga mengaku belum mengaku belum mengetahui akan ada operasi demikian.

Usai dari jalan Moh Hatta, operasi dilanjutkan ke pasar tua, ruas jalan Gajah Mada dan sejumlah ruas jalan protokol lainnya. Hingga pukul 12.00Wita puluhan warga terjaring operasi tersebut dan langsung dikenakan sanksi ditempat salah satunya dengan menyapu di pinggir jalan dengan menggenakan rompi.

Ketua tim penegakan hukum, yang juga sebagai Kasatpol PP Kota Palu Trisno mengatakan, hari perdana operasi pihaknya masih sebatas memberi sanksi berupa menyapu jalan. Belum ditetapkan kewajiban untuk membeli masker.

“Untuk kepentingan sosialisasi dulu. Supaya informasi tentang adanya operasi ini semakin luas,” katanya.

Baca Juga: Cegah Covid-19, Plt Walikota Sigit Purnomo Tempuh Gerakan Pendisiplinan Tempat Usaha

Sebagaimana diketahui, sanksi atas pelanggran protokol kesehatan ini diatur dalam Peraturan Wali Kota Palu nomor 19 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid 19.

Dalam Pasal 5 Perwali ini sanksi bagi perorangan yang melanggar protokol kesehatan antara lain, 1, teguran lisan dan tertulis. 2 kerja sosial berupa membersihkan sampah dilokasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah. Menyapu jalan di lokasi yang telah ditetapkan dan membersihkan rumah ibadah.

Baca Juga: Pemkot Palu-Pemkab Donggala Bangun Sinergi Tangani Covid-19

3 denda administratif berupa menyediakan masker kesehatan sebanyak 5 buah yang diserahkan kepada petugas yang ditunjuk.

Sementara bagi pelaku usaha, pengelola,penyelenggara atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum antara lain, 1 teguran lisan dan teguran tertulis. 2 denda administrasi berupa menyediakan masker sebanyak 50 buah, menyiapkan dan memberi makan orang miskin, atau anak yatim paling sedikit 5 orang, penghentian sementara operasional usaha hingga pencabutan izin usaha. (ysf)

3 thoughts on “Operasi Yustisi Jaring Sejumlah Pengendara Tak Pakai Masker

  1. Pingback: Newsurban

  2. Pingback: Operasi Yustisi Kota Palu, Tim Gabungan Keluarkan Teguran Tertulis ke Pelanggar | Newsurban

  3. Pingback: Pasha: Tebang Pohon Untuk Pelebaran Jalan, Sudah Sesuai Aturan | Newsurban

Leave a Reply