Politikus Golkar Sebut NH Tepat Jadi Wamen Koperasi dan UKM

Nurdin Halid

Presiden Joko Widodo bakal menambah dua wakil menteri Kabinet Indonesia Maju, direspons baik Partai Golkar. Bahkan, jika diminta Jokowi, Golkar sudah punya calon untuk Wamen Koperasi & UKM.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Politikus Golkar Muslim Jaya Butarbutar, mengatakan, rencana Presiden Jokowi menambah dua Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Koperasi & UKM RI sesuai Pepres Nomor 95 tahun 2020 tentang Kementerian Tenaga Kerja dan Prespres Nomor 96 Tahun 2020 tentang Kementerian Koperasi & UKM sebagai langkah cerdas.

Sebab menurut dia, RUU Cipta Kerja yang akan disahkan menjadi Undang-Undang sangat krusial di sektor Tenaga Kerja dan Sektor Koperasi & UKM.

Menurut dia, ektor Koperasi & UKM menjadi soko guru dalam perekonomian Indonesia. Dalam RUU Cipta Kerja, banyak kemudahan yang diberikan. Misalnya, pendirian Koperasi Primer tidak memerlukan 20 orang, tapi cukup 3 orang saja.

Selain itu, RUU Cipta Kerja juga menghapuskan kriteria UMKM yang berbeda-beda di berbagai UU. Koperasi boleh usaha ekonomi Syariah dan sertifikasi halal dengan biaya ditanggung Pemerintah, fasilitas dan intensif fiscal.

Baca Juga: Pesangon Tidak Dihapus, RUU Cipta Kerja Beri Tambahan Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan Bagi Korban PHK

Selanjutnya, Rapat anggota tahunan bisa sistim perwakilan dan kemudahan pembentukan PT Perseorangan. Pertumbuhan Koperasi dan UKM pasca penetapan RUU Ciptaker menjadi UU Cipta Kerja akan bertumbuh pesat dan kedepan Koperasi & UKM benar-benar menjadi soko guru perekonomian Indonesia.

“Presiden Jokowi cukup jeli melihat peluang ini sehingga perlu menambah pos Wakil Menteri (Wamen) Koperasi & UKM RI guna membantu Menteri Teten Masduki dalam mengembangkan dan mengawal koperasi di Indonesia,” kata Muslim, Senin (5/10) di Jakarta.

Dengan dasar itu, dia mendukung dan mengusulkan agar Presiden Jokowi mempercayakan Pos Wakil Menteri Koperasi & UKM kepada politisi kawakan Nurdin Halid. Menurut dia, NH tepat untuk membantu Menteri Koperasi & UKM RI Teten Masduki, dimana saat ini, Nurdin Halid masih menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

“Nurdin Halid adalah dedengkot pengembangan Koperasi di Indonesia yang sudah 34 tahun berkecimpung dalam mengembangkan Koperasi di tanah air,” ungkapnya.

Baca Juga: Ketua DPR Puan Maharani Jamin Ruang Partisipasi Rakyat dalam Pembahasan RUU

Menurut Muslim, Kementerian Koperasi & UKM RI memerlukan sosok Nurdin Halid yang memahami karakter dan anatomi Koperasi & UKM di Indonesia.

Mantan Menko Perekonomian Darmin Nasution yang juga Mantan Gubernur Bank Indonesia dalam suatu kesempatan dalam acara Harkopnas ke-70 juga pernah menyebut Nurdin Halid mempunyai leadership yang kuat dalam membangun Dewan Koperasi Indonesia.

Bahkan Presiden Asean Co-Operative (ACO) Dato Abdul Fatah dalam suatu kesempatan di acara Hari Koperasi Nasional ke-70 menyebut Nurdin Halid piawai dalam mengembangkan Koperasi di Indonesia. Menurutnya, pencapaian ini tidak mudah. NH sudah khatam dan berkecimpung dalam dunia koperasi selamas 34 tahun”, terangnya.

Sepak terjangnya di dunia koperasi, lanjut dia, membuat sosok NH layak dan pantas mendampingi Teten Masduki untuk pengembangan Koperasi & UKM di Indonesia. “Apalagi, kran dalam RUU Cipta Kerja membawa angin segar dalam pengembangan Koperasi & UKM. Sangat dibutuhkan sosok pekerja keras yang paham anatomi koperasi & UKM, punya visi & misi yang kreatif dan visioner serta mampu mengimplementasikan pengembangan Koperasi & UKM di Indonesia dengan baik”, pungkas Wakil Ketua Bidang Hukum & HAM DPP Golkar ini. (*)

Leave a Reply