Pesan Moral Buat Aktivis: Berjuang Bukan Hanya Berfikir Sukses Tetapi Bergerak Konsisten Untuk Kebenaran

Djusman AR tokoh anti korupsi bersama Teguh Esa BDJ dan sejumlah aktivis pejuang di Makassar saat demo menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

“Lebih baik menjadi kecil dibanding besar bila yang besar itu adalah kekotoran dan kemunafikan”.


Oleh: Djusman AR
Tokoh Anti Korupsi


BERJUANG! Bukan hanya berfikir sukses dan tidaknya, tetapi bagaimana dapat melibatkan diri bergerak dalam suatu gerakan yang sama, –memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Bahkan ada pesan “lebih baik menjadi kecil dibanding besar bila yang besar itu adalah kekotoran dan kemunafikan”.

Prinsipnya, semakin rumit dan berisiko nilai perjuangan, semakin meneguhkan keyakinan akan ujian integritas menuju pejuang pelabrak pecundang.

Menjadi aktivis, bukanlah kesempurnaan bila tak pernah mengalami hambatan, ancaman, bujuk rayu, dan godaan. Bila anda dapat melewatinya, maka itulah kemerdekaan dalam berjuang.

Jangan takut dimusuhi, sepanjang berangkat dari nawaitu dan hakikat kemuliaan. Lebih ekstrimnya, menuju kematangan dalam berorganisasi minimal pernah dihantam badai, bahkan termasuk berurusan dengan aparat, namun bukan berarti bertindak kriminal dan makar atau berbuat tercela.

Silakan beraktivitas apapun dengan ketentuan prioritas study. Itulah bekalmu karena menjadi aktivis/pejuang juga dituntut berpendidikan.

Semangat Putraku Teguh Esa Bangsawan DJ. Bangga melihatmu berprinsip teguh dan berkarakter tegar. Sesungguhnya itulah makna namamu yang kuberikan dari masa masih dikandung hingga lahir dan tumbuh berproses di bumi ini. (#)

2 thoughts on “Pesan Moral Buat Aktivis: Berjuang Bukan Hanya Berfikir Sukses Tetapi Bergerak Konsisten Untuk Kebenaran

  1. Pingback: Djusman AR: Jika Demo Menolak UU Cipta Kerja Dipicu Hoaks, Mungkinkah Guru Besar dan MUI Korban Provokasi? | Newsurban

  2. Pingback: Tolak UU Cipta Kerja, Ratusan Buruh dan Mahasiswa Serbu Kantor DPRD Lutim | Newsurban

Leave a Reply