Tekan Stunting, PKM Kanjilo Bentuk Satgas dan Duta Posyandu

Puskesmas Kanjilo, Kecamatan Barombong melaunching Satgas Konvergensi Aksi Kecamatan Barombong Bebas Stunting Tuppabunting dan Launching Penyematan Duta Posyandu Remaja “Akkarena”

GOWA, NEWSURBAN.ID – Kepala Puskesmas Kanjilo, H. Umar Ali mengatakan launching ini sebagai upaya untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Kabupaten Gowa khususnya di Kecamatan Barombong. Menurutnya, Kecamatan Barombong ini menjadi lokus penanganan dan pencegahan angka stunting di Kabupaten Gowa.

Umar Ali menjelaskan kehadiran Satgas ini sebagai penguatan koordinasi semua stakeholders untuk menekan angka stunting di wilayah Kerja Puskesmas Kanjilo. Melibatkan semua pihak, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Sosial, Dinas Perikanan dan Kantor Urusan Agama.

Baca juga: Pemkab Gowa Terima Bantuan Dua Ventilator dari DPR RI dan Kemenkes

“Satgas ini melibat seluruh UPT stakeholders, mulai dari intervensi gizi spesifikasi dari Kesehatan maupun dari sensitifnya yang lebih dominan ada 70 persen kontribusi yang harus dia berikan penanganan stunting. Dengan adanya Satgas ini kita mau penguatan-penguatan termasuk di kesehatan maupun di luar kesehatan,” jelasnya di Baruga Kantor Desa Kanjilo, Kamis (22/10).

“Kita sengaja ambil Tuppabunting ini artinya orang mau menikah. Supaya orang tahu bahwa awal kejadian stunting itu di sejak pernikahan. Kita mempersiapkan Posyandu remaja dengan pra nikahnya dan kemudian pada saat dia menikah dan setelah melahirkan,” lanjutnya.

Baca juga: 75 Tenaga PPKB Gowa Siap Sosialisasikan Perda Wajib Masker

Menanggapi hal ini, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gowa, Taufiq Mursad menyambut baik adanya Satgas dan Posyandu Remaja. Menurutnya, permasalahan stunting ini merupakan tanggungjawab bersama.

Taufik Mursad mengatakan Deklarasi stunting ini menjadi penting karena ini berkaitan masa depan sumber daya manusia (SDM) di masa yang akan datang. Olehnya, ia berharap kehadiran Satgas dan Posyandu Remaja ini bisa bekerja dengan baik dan betul-betul menunjukkan kinerjanya dalam penanganan stunting di Kabupaten Gowa.

“Saya berharap Satgas konvergensi Tuppabunting ini bisa menjadi contoh bagi kecamatan lain sehingga bisa menjadi langka yang sama dalam penanganan stunting dan kami berharap ada laporan kepada kami dari kasil kinerja Satgas ini,” harapnya.

Baca juga: GTKHNK 35+ Sampaikan Dua Tuntutan ke Pemkab Gowa

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelantikan Satgas konvergensi Tuppabunting oleh Kepala Bappeda Kabupaten Gowa, Penyematan Duta Posyandu Remaja Akkarena oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, dr. Hasanuddin, juga diadakan Deklarasi Aksi Kecamatan Barombong Bebas Stunting dan turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Barombong, Anwar Asru, Kepala Desa Kanjilo, Nuraeni. (ad)

Leave a Reply