Legislator Makassar: Program KILAT DILAN Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

Galmerya Kondorura, Anggota DPRD Makassar Fraksi PDI Perjuangan.

Seluruh program DILAN dirancang mengakomodasi kepentingan seluruh masyarakat. Dengan program komplet itu, DILAN terpilih, diyakini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Anggota DPRD Makassar, Galmerya Kondorura, mengapresiasi program Kawasan Ekowisata Kolaboratif (KILAT) yang dicanangkan oleh pasangan calon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda (DILAN). Program di sektor pariwisata tersebut  memiliki multiplier effect yang besar. Selain bisa mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat.

“Upaya mendorong sektor pariwisata selaras dengan program pemerintah. Sektor ini perlu digenjot karena punya multiplier effect yang besar, kalau berhasil akan menyumbang PAD. Selain itu, masyarakat, khususnya pengelola wisata dan usaha lain di objek wisata akan mendapatkan manfaat ekonomi yang besar. Olehnya itu, program KILAT dari DILAN patut diapresiasi dan didukung agar bisa direalisasikan,” ucapnya, Sabtu (31/10/2020).

Baca Juga: Tokoh Perempuan Maccini Sebut Program DILAN Paling Komplet

Program KILAT ala DILAN merupakan pengembangan kawasan ekowisata yang ramah lingkungan dan berbasis masyarakat. Beberapa proyeksi objek wisata sudah dirancang. Di antaranya yakni ekowisata maritim atau ekowisata bahari dan wisata kanal. Sejumlah kanal yang selama ini dikenal jorok dan kumuh akan disulap menjadi objek wisata dengan memberdayakan masyarakat setempat.

Galmerya mengaku sangat tertarik dengan gagasan DILAN yang ingin menciptakan wisata kanal di Makassar. Kata dia, bila itu mampu diwujudkan maka perwajahan Kota Makassar akan lebih cantik lagi. Musababnya, tidak akan ada lagi kanal yang selama ini identik dengan kesan kumuh dan jorok. Meski tidak mudah, ia yakin hal itu bisa direalisasikan sepanjang ada komitmen.

Baca Juga: DILAN akan Menjadi Pelayan Terbaik Warga Makassar

“Sudah banyak kok contoh kanal yang menjadi objek wisata. Di luar negeri ada di Amsterdam (Belanda) dan Venezia (Italia), lalu di Indonesia juga sudah ada seperti Banjir Kanal Barat di Semarang. Nah, kalau DILAN mampu merealisasikan wisata kanal ya pastinya kota kita ini akan semakin cantik, tidak ada lagi kesan kumuh dnan jorok di kanal,” ucapnya.

Deng Ical-sapaan akrab Syamsu Rizal, sebelumnya mengatakan selain mengoptimalkan destinasi wisata yang ada, DILAN akan mendorong hadirnya objek wisata baru yang berwawasan lingkungan. Tujuannya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Makassar yang akan berdampak pada kemajuan ekonomi.

Baca Juga: Rijal Jamal Yakin DILAN Membawa Perubahan Besar bagi Makassar

“DILAN punya program KILAT, dimana kita mengembangkan kawasan ekowisata yang dapat diakses seluruh warga. Pemerintah mesti peduli dengan sektor pariwisata karena memiliki multiplier effect yang luar biasa, baik itu kepada masyarakat, pelaku usaha dan pemerintah,” ucapnya.

“Salah satunya itu menghadirkan ekowisata bahari atau ekowisata maritim berbasis masyarakat. Keberadaan ekowisata bahari itu akan dibarengi dengan event regional, nasional dan internasional yang diharapkan mendongkrak kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” sambung mantan anggota DPRD Makassar itu.

Baca Juga: Warga Kompleks Amanagappa Solid Menangkan DILAN

Diakui kader Muhammadiyah ini, salah satu yang hendak diwujudkan DILAN adalah wisata kanal. Namun, hal itu tidak dapat dilakukan sendiri oleh pihaknya, tapi butuh dukungan masyarakat. Kehadiran wisata kanal pastinya akan disertai pembersihan kanal sehingga kesan jorok dan kumuh tidak lagi ada.

“Kita akan dorong wisata kanal yang murah, memberdayakan masyarakat dan melestarikan lingkungan,” tandasnya. (*)