Reses di Sangkarrang, Cicu Terima Aspirasi Terkait Infrastruktur Kesehatan

Kecamatan Sangkarang masih minim fasilitas kesehatan. Beberapa fasilitas yang telah diberikan pemerintah tidak beroperasi lagi karena tingginya biaya operasional dan pemeliharaan.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rachmatika Dewi dihadiri perwakilan masyarakat dari 10 kecamatan yang ada di Kota Makassar. Reses digelar di Kafe Labuana Jalan Urip Sumoharja, Minggu (1/1/2020).

Dalam penyerapan aspirasi tersebut, warga curhat ke Cicu-sapaan karib Andi Rachmatika Dewi terkait berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat. Mulai dari infrastruktur jalan, drainase, kelistrikan hingga fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Infrastruktur Tak Memadai, Warga Rappocini Mengadu ke Legislator Legislator Rachmatika Dewi

Kata Cicu di Kecamatan Sangkarang masih minim fasilitas kesehatan. Hal itu karena tingginya biaya operasional dan pemeliharaan.

“Saya liat memang begitu ada bantuan, tidak beroperasi karena terkendala biaya operasional dan juga biaya pemeliharaan,” tutur Cicu.

Baca Juga: Sosialisasi Perda Pariwisata, Rachmatika Dewi: Banyak Hal Perlu Pembenahan

Lain halnya dengan warga Rusunawa, mereka meminta agar masing-masing penghuni memiliki meteran sendiri agar mereka bisa mengetahui dan mengontrol pemakaian listrik.

“Sejauh ini listrik yang mereka pakai hanya satu aliran saja, dan mereka membayar ke UPTD. Jadi permintaannya tadi bagaimana supaya mereka bisa punya meteran sendiri-sendiri agar bisa lebih menghemat,” paparnya.

Baca Juga: Sosialisasi, Cicu: Warga Perlu Pahami Perda Kesehatan Gratis

Beberapa aspirasi tersebut kata Ketua DPD NasDem Makassar ini masuk dalam skala atau kewenangan Pemerintah Kota Makassar. olehnya itu perlu ada sinergi dengan Pemkot Makasar dan juga kader NasDem yang duduk di DPRD Makassar untuk meneruskan keresahan warga tersebut.

“Sekarang belum ada wali kota yang definitif sehingga kebijakan yang keluar hanya yang umum saja, tidak detail. Tapi nanti kalau sudah ada yang definitif kebijakannya pasti akan lebih terarah dan ekstrem,” tutup Cicu. (*)

Leave a Reply