FUIB Sulsel Desak Pemerintah Putuskan Hubungan dengan Perancis

Menyikapi pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Marcon, yang dinilai menghina Islam, Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan mendesak pemerintah untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan negara itu.

MAKASSAR, NEWSUBAN.ID — Rapat Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) Sulawesi Selatan pada Selasa malam (3/11/2020) dihadiri ratusan orang dari perwakilan organisasi massa dan berbagai elemen masyarakat di Makassar.

Rapat yang berlangsung di Warkop Al-Kalam  Jl Sungai Limboto Makassar itu, dipimpin Ketua FUIB Sulsel Ustad H Muchtar Dg Lau dengan didampingi antara lain Ustad Abdul Rahman, Ustad Bachtiar dan sejumlah ustad lainnya.

Pada rapat tersebut juga hadir Tokoh Anti Korupsi Djusman AR yang dikenal Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar dan Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi.

Bang Djus sapaan Djusman AR memang dikenal pula sebagai tokoh pergerakan dalam pembelaan islam semasa di kampus hingga sekarang bahkan juga diketahui selaku aktivis GNPF-MUI. Bang Djus pun mengaku siap turun bersama rekan-rekannya pada aksi hari jumat nanti.

Rapat mengenai aksi bela Nabiulah Muhammad SAW ini, diadakan untuk menyikapi pernyataan kontroversial dari Presiden Perancis Emmanuel Macron. Presiden Macron menyatakan, karikatur Nabi Muhammad adalah suatu bentuk kebebasan dan sah-sah saja dilakukan di Negara Perancis. Bahkan Macron menyatakan, agama Islam adalah agama teroris yang sedang dilanda krisis.

Atas pernyataan tersebut telah menuai prostes dari umat Islam di seluruh penjuru dunia.

“Rapat yang berlangsung semalam berlangsung alot dan penuh semangat, berbagai usulan dan penyataan keluar dari perwakilan organisasi yang hadir dengan sekali-kali keluar teriakan spontan Allahu Akbar dari peserta rapat,” kata Bang Djus.

Rapat yang berlangsung alot tersebut akhirnya memutuskan akan di adakannya demonstrasi besar-besaran yang akan dihadiri sampai ratusan ribu umat Islam di Kota Makassar dan kegiatan demonstrasi akbar tersebut akan dihadiri oleh tokoh-tokoh, ulama yang berpengaruh di Sulawesi Selatan bahkan Indonesia dan mereka semalam sudah menyatakan siap hadir setelah dihubungi oleh peserta rapat.

Rapat tersebut juga memutuskan akan membuat pernyataan dan tuntutan kepada pemerintah Indonesia yang antara lain adalah:

  1. Putuskan hubungan diplomatic dengan Perancis
  2. Usir Duta Besar Perancis dari Indonesia
  3. Hentikan import produk barang dari Perancis
  4. Dihimbau kepada umat Islam untuk berhenti mengkonsumsi produk Perancis
  5. Dihimbau kepada Umat Islam untuk tidak mengunjungi retail-retail, swalayan, dan lain-lain, yang pemegang sahamnya/pemiliknya dari Perancis.

(*)

Leave a Reply