Gubernur Ajak Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Isu-isu Perpecahan Jelang Pilkada

Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah mengajak seluruh Keluarga BPP KKSS untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya berbagai isu-isu perpecahan terutama di saat mendekati pemilu serentak seperti sekarang.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Para praktisi hukum asal Sulawesi Selatan yang ada dalam Keluarga Kerukunan Sulawesi-Selatan (KKSS Sulsel) diharapkan dapat menggagas ide-ide baru yang dapat membawa dampak positif untuk pembangunan dan penegakan hukum di Indonesia. KKSS juga menjadi wadah dalam menyatukan komitmen dalam penegakan hukum.

Bahwa penegakan hukum juga harus beradaptasi dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. Maka dari itu, keberadaan teknologi informasi di setiap organ negara merupakan suatu keharusan.

“Tidak akan ada perbaikan mutu pelayanan publik tanpa inovasi, tidak ada inovasi tanpa aplikasi teknologi dalam birokrasi,” Kata Gubernur Sulsel, Prof. HM Nurdin Abdullah.

Hal itu Nurdin Abdullah pada kegiatan Badan Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPP KKSS) dengan tema “Peran Praktisi Hukum KKSS dalam Penegakan Hukum di Indonesia” via vicon di Kantor DPRD Makassar, Sabtu, 14 November 2020, sesaat sebelum menghadiri rapat paripurna DPRD terkait HUT Ke-413 Kota Makassar.

Lanjutnya, Pemerintah Sulawesi Selatan sendiri terus mendorong perbaikan tata kelola aset, pengelolaan anggaran yang transparan, dan pelaksanaan akuntabilitas kinerja pembangunan yang efektif.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Ajak UIN Ikut Majukan Daerah Terisolir

Mewujudkan misi tersebut, kolaborasi dan sinergi antara pemerintah, praktisi hukum, dan dalam masyarakat sangat dibutuhkan. Salah satu contoh hasil kerja sama telah dilakukan adalah kolaborasi antara Pemprov, Korsupgah KPK, Kejati, dan Polda untuk mendorong peningkatan kinerja OPD dan pengamanan aset pemerintah sehingga, pendapatan daerah dapat dioptimalkan.

“Dalam bersinergi, kita harus terus mendorong terciptanya konsepsi penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel,” kata Gubernur Sulsel, Prof.Nurdin Abdullah.

Selain itu, harus berfokus pada fungsi peradilan yang berbasis pelayanan publik. Sebagai masyarakat Sulawesi Selatan, budaya saling membantu harus terus dipelihara.

“Budaya ini kemudian dapat kita terapkan melalui pengabdian kita untuk membantu masyarakat, terutama masyarakat kecil,” sebutnya.

Pada kesempatan ini, juga mengajak seluruh Keluarga BPP KKSS untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap timbulnya berbagai isu-isu perpecahan terutama di saat mendekati pemilu serentak seperti sekarang.

“Ini sangat penting untuk agar tetap menjaga persatuan dan stabilitas negara, pilihan boleh beda tapi kita tetap saudara,” ujarnya. (*)

One thought on “Gubernur Ajak Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Isu-isu Perpecahan Jelang Pilkada

  1. Pingback: Managing Director Grab Bertemu Gubernur Nurdin Abdullah Bahas Peningkatan Ekonomi Melalui UMKM | Newsurban

Leave a Reply