“Quick Response” SAR Batalyon C Pelopor Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Gunung Kinibalu

Respons cepat tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor dalam mengevakuasi pohon tumbang di jalan Gunung Kinibalu, dilakukan agar kejadian ini tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

BONE, NEWSURBAN.ID — Memasuki awal musim penghujan di akhir tahun 2020 mengakibatkan intensitas curah hujan di Kabupaten Bone Sulawesi Selatan meningkat. Akibat derasnya curah hujan yang mengguyur Kota Watampone pada Rabu (25/11/20) dini hari, menyebabkan sebuah pohon di jalan Gunung Kinibalu tumbang dan menutupi badan jalan.

Sebagai wujud “Quick Response” (respons cepat) dari Personel SAR Brimob Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, pada Rabu (25/11/20) tepat setelah pelaksanaan kegiatan apel pagi, 1 tim SAR yang selalu bersiaga selama 1×24 jam ini segera bergerak ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi pohon tumbang yang juga menimpa pagar rumah warga ini.

Komandan Batalyon Danyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan, S Sos mengatakan, respons cepat tim SAR Brimob Batalyon C Pelopor dalam mengevakuasi pohon tumbang di jalan Gunung Kinibalu ini dilakukan agar kejadian ini tidak mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Kami memang telah menyiagakan 1 unit SAR setiap harinya untuk mengantisipasi kejadian-kejadian yang membutuhkan kehadiran tim SAR. Jadi ketika menerima informasi tentang kejadian yang membutuhkan tim SAR seperti kejadian pohon tumbang atau bencana alam lainnya kami akan segera meresponnya agar aktivitas warga tidak terganggu dan tidak menimbulkan korban lainnya, ini semua sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat,” jelas Kompol Nur Ichsan.

Proses evakuasi pohon tumbang di jalan Gunung Kinibalu kota Watampone ini memakan waktu kurang lebih 2 jam dengan menggunakan 2 unit mesin pemotong kayu yang dimiliki oleh Batalyon C Pelopor. Setelah pohon berhasil dipindahkan dari badan jalan, akses jalan yang menghubungkan jalan Poros Bone Wajo dengan jalan Ahmad Yani Kota Watampone yang sempat tertutup oleh batang pohon dapat kembali digunakan oleh masyarakat. (fan)

Leave a Reply