Bang Deddy Sitorus Kunker ke Desa Tertinggal Upayakan PLTA

Terkait Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) kata Bang Deddy seharusnya juga sudah ada di Desa Peso.

NUNUKAN, NEWSURBAN — Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Deddy Yevri Sitorus, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Bulungan Kecamatan Long Peso, Kalimantan Utara sebagai silaturahmi dan menyerap Aspirasi masyarakat di Desa tertinggal, Rabu (25/11/2020).

Dalam kegiatan yang dikonsentrasikan di Balai Pertemuan Long Peso, Kecamatan Peso turut hadir, Kepala Desa Long Peso, Calon Wakil Bupati Bulungan, Markus Juk, dan Anggota DPRD Bulungan, Rozana.

Anggota DPR-RI, Deddy Yevri Sitorus, dalam sambutan mengatakan, banyak desa-desa yang mendapatkan program langsung dari pemerintah pusat. Baik bantuan dari Kementerian Desa, Kementerian PUPR, Kementrian Perhubungan dan lain sebagainya.

Hanya saja, dirinya (Deddy Yevri Sitorus) miris melihat Kecamatan Peso meliputi yang 8 Desa dengan jumlah penduduk yang mendiami wilayah Kecamatan Peso berjumlah 4.182 Jiwa, dengan 1.125 KK, meliputi 2.371 jiwa laki-laki dan perempuan 1.811 jiwa dengan tingkat kepadatan mencapai 1,33 jiwa/km² dan tingkat rata-rata penduduk/keluarga 3.72 jiwa.

“Dari penglihatan saya, tentu di Kecamatan Peso terkait Infrastruktur, akses jalan yang sampai saat ini menjadi kesulitan warga, sehingga itu juga menghambat perkembangan ekonomi mereka. Jika kita lihat jalur akses dari tanjung selor (bulungan) hanya melalui perairan, belum ada jalur penghubung darat, dan itu akan kita upayakan untuk masyarakat Desa Peso,” Ujar Bang Deddy sapaan akrabnya.

Kemudian, selanjutnya kata Bang Deddy terkait (Pembangkit Listrik Tenaga Air) PLTA yang seharusnya juga sudah ada di Desa Peso. “Bagaimana pengelolaan anggarannya, itu yang perlu diketahui. Tujuannya, agar Kepala Desa (Kades) di dalam melaksanakan atau membuat perencanaan, tidak salah,” katanya Bang Deddy.

Sebagai informasi, Kunker DPR RI Deddy Yevri Sitorus yang didampingi calon Wakil Bupati Kabupaten Bulungan, Markus Juk yang akan bertarung dikontesta Pemilukada serentak 2020 berpasangan dengan Sigit Muryono turut mengkampanyekan dirinya kepada Masyarakat Kecamatan Peso.

“Apabila bapak ibu/saudara mempercayakan saya dan pak sigit memipin kabupaten. Apa yang dikatakan Pak Deddy terkait mengejar ketertinggalan Kecamatan Peso itu yang akan jadi program kami paling utama,” Sebut Markus saat sambutan.

Lebih lanjut, Bang Deddy mengatakan bahwa inti dari pada membangun desa, itu sama dengan membangun masa depan Indonesia. Karena itulah, yang menjadi fokus Pemerintahan Presiden Joko Widodo, seluruhnya diarahkan pada pembangunan desa.

“Menurut Badan Pusat Statistik Indonesia, angka kemiskinan di kota 3,9% sedangkan di desa 12%. Ini hal yang menyedihkan. Artinya, desa masih memberikan sumbangan dan kontribusi bagi problematika kemiskinan di Indonesia. Makanya banyak orang desa datang ke kota,” tutup Bang Deddy. (ar)

Leave a Reply