Paslon Lain Saling Klaim Dukungan, Fadli Ananda: Dilan Fokus di 9 Desember Saja!

“Kita nantikan jawabannya saat pemilu. Karena realita sesungguhnya ada di tanggal 9 Desember, bukan sekarang. Toh masyarakat Makassar cerdas semua dan tahu siapa yang layak memimpin Kota Makassar.” Calon Wakil Walikota Makassar, Fadli Ananda.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Menjelang hari pencoblosan yang jatuh 9 Desember 2020, membuat sejumlah paslon saling berebut suara. Sebut saja suara artis Ibukota yang saat ini bermukim di Kota Makassar, Aty Kodong. Beberapa hari lalu, suara Aty Kodong diklaim mendukung paslon nomor 4 (None -Zunnun) namun nyatanya ia memilih nomor 3 (Syamsul Rizal MI-dokter Fadli Ananda).

Hal tersebut disampaikan langsung Aty Kodong melalui sosial media miliknya. Aty menyampaikan, “Rindu itu berat. Kalau tidak bisa menahan Rindu, pilih Dilan di 9 Desember. Nomor 3 Deng Ical Fadli Ananda,” katanya.

Sementara itu, suara Wakil Ketua Muhammadiyah Makassar Kyai Sudirman diklaim paslon nomor urut 1 (Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi). Saat dihubungi, Ia membantah bahwa suaranya berpindah ke paslon bertagline Adama tersebut.

Menurut Kyai Sudirman, sejak awal pihaknya mendukung paslon nomor urut 3 Syamsul Rizal MI-dokter Fadli Ananda. Alasannya, Deng Ical dan dokter Fadli adalah kader muhammadiyah yang memiliki sosok religius, teruji, berintegritas, dan cerdas.

“Hati saya tetap pada DILAN, saya tidak pernah mendukung ADAMA,” tegasnya.

Tak hanya Wakil Ketua Muhammadiyah, paslon nomor 1 juga mengklaim dukungan Laskar Turatea. Padahal, 380.000 warga jeneponto yang bermukim di Kota Makassar siap mendukung DILAN di 9 Desember 2020.

“Komunitas kami tidak pernah mendukung paslon nomor 1. Kami solid mendukung dan memenangkan paslon nomor 3 Syamsul Rizal MI dan dokter Fadli Ananda,” tegas Ketua Umum Laskar Turatea, Kasim Ishad Patta Emba.

Sementara itu, pasca debat ke II muncul informasi bahwa terjadi pengalihan dukungan paslon nomor 3 ke paslon nomor 2. Hal tersebut dibantah langsung Koordinator Jaringan Pemenangan DILAN, Noval.

Ia menegaskan tidak ada pengalihan dukungan relawan maupun komunitas pendukung paslon nomor urut 3, Syamsu Rizal-Fadli Ananda pasca debat publik seri ke II di Pilwalkot Makassar 2020.

“Pemberitaan mengenai adanya relawan DILAN yang beralih mendukung paslon nomor urut 2, Appi-Rahman adalah hoaks,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Calon Wakil Walikota Makassar, dokter Fadli Ananda terlihat biasa-biasa saja. Saat dikonfirmasi tentang klaim suara yang dilakukan paslon lain, pemilik RS Ananda itu terlihat santai sambil melontarkan senyuman.

“Kita nantikan jawabannya saat pemilu. Karena realita sesungguhnya ada di tanggal 9 Desember, bukan sekarang. Toh masyarakat Makassar cerdas semua dan tahu siapa yang layak memimpin Kota Makassar,” ucapnya sambil tertawa.

Namun, dokter Fadli sangat berharap doa dan dukungan masih diberikan kepadanya dan Deng Ical. Karena tanpa doa dan dukungan masyarakat, Dilan tidak akan bisa mewujudkan harapannya dan harapan masyarakat Kota Makassar untuk menjadikan Makassar lebih baik dari sebelumnya dengan 3 pilar yakni: Makassar Maju, Makassar Lestari, dan Makassar Melayani. (#)

Leave a Reply