HMI Gaungkan Konsep Ekonomi Islam di LK II Nasional

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menilai konsep ekonomi Islam sangat tepat diterapkan. Konsep itu dianggap pas untuk membangun kesejahteraan masyarakat, tidak hanya di masa pandemi Covid-19.

ENREKANG, NEWSURBAN.ID — Konsep ekonomi Islam tersebut menjadi isu sentral dalam Intermediate Training yang digelar HMI Cabang Enrekang di Villa Bambapuang Enrekang Resting, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang, Kamis-Rabu (17-23/2020).

Intermediate Training LK 11 dengan tema “internalisasi nilai-nilai Islam dalam kebangkitan ekonomi ummat” yang diikuti perwakilan dari 214 HMI Cabang menghadirkan Bupati Enrekang H Muslimin Bando sebagai pemateri.

Ketua Umum HMI Cabang Enrekang Muhammad Rahmat dalam pengantarnya mengutip pendapat Mursyid Al Idrisiyyah, menjelaskan, seluruh bentuk kegiatan ekonomi yang berdasarakan prinsip-prinsip Islam, bersumber pada Al Quran dan Assunnah yang diijtihadi sesuai dengan tuntutan dan perkembangan zaman serta mampu mensosialisasikan dan memobilisasi ummat untuk membangkitkan ekonomi.

Baca Juga: Djusman AR Bakar Semangat Kader HMI Membongkar Korupsi

“Sebagai pengontrol kehidupan sosial sangatlah jelas bahwa sebagai bagian dari masyarakat, tentu peran kader HMI harus mampu memberi solusi atas berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat,” ujar Rahmat.

HMI lanjut dia, berpandangan semua persoalan harus mampu direlasi, baik yang disebabkan oleh faktor internal terlebih datangnya dari kebijakan-kebijakan penguasa yang tidak berpihak kepada masyarakat.

Sebagai kaum intelektual, sambung Rahmat, kader HMI haruslah cakap menjawab persoalan-persoalan yang akahir-akhir ini menjadi permasalahan yang cukup menjadikan seluruh dunia terpuruk. Di masa pandemi membuat beberapa sektor penting dalam peningkatan ekonomi menjadi terhambat.

“Maka dari itu, untuk mengoptimalkan potensi yang begitu luar biasa masyarakat harus mampu bergerak cepat menciptakan iklim yang mampu mengatasi masalah yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19. Salah satunya dengan mengembangkan potensi
ekonomi keummatan,” tutur Rahmat.

Baca Juga: Menparekraf Sandiaga: Sektor Pariwisata Harus Bangkit

Dia mengatakan, konsep ekonomi Islam menjadi kekuatan riil di masa sekarang. Kata dia, itu pernah terwujud dalam sejarah sebelum Budi Utomo, ialah masjid-mesjid saat itu selalu berdampingan dengan pasar.

“Ini bukti kaum muslim saat itu, di samping ahli masjid, juga ahli perdagangan. Perpaduan kedua hal ini menjadi pemacu ummat Islam saat itu, memiliki kekuatan yang mengalahkan kekuatan penjajah,” katanya.

Dia berharap, kaum muslim harus memiliki keberpihakan yang kuat terhadap potensi ummat Islam. Sehingga dampak yang ditimbulkan akan semakin besar dari waktu ke waktu.

“Sebagai organisasi kemahasiswaan yang berpedoman pada nilai-nilai Islam diharapkan kader HMI dapat mendorong ekonomi ummat agar dapat menjadi ujung tombak
kebangkitan ekonomi di masa pandemi. Bahkan, setelah pandemi berakhir,” harap Rahmat.

Karena itu, langkah kongkret HMI Cabang Enrekang melaksanakan Intermediate Training LK 11 dengan tema “internalisasi nilai-nilai Islam dalam kebangkitan ekonomi ummat” yang diharapkan mampu berkontribusi dalam kebangkitan ekonomi. (#)

2 thoughts on “HMI Gaungkan Konsep Ekonomi Islam di LK II Nasional

  1. Pingback: Angkat Etika dan Model Bisnis Modern, Teguh Esa Lulus LK II Nasional HMI | Newsurban

  2. Pingback: Cek Pengumuman dan Kuota SNMPTN 2021 di Situs LTMPT | Newsurban

Leave a Reply