SMRC: Bila Pemilu Sekarang, 31,3 Persen Publik Pilih PDIP

“Walau pemilu sesungguhnya masih berlangsung 3-4 tahun lagi, hasil ini merupakan modal penting bagi PDI-Perjuangan dan peringatan bagi partai-partai lainnya.” kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Survei nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) menunjukkan 31,3 persen warga akan memilih PDIP seandainya pemilu dilakukan sekarang. Ini merupakan kenaikan luar biasa dibandingkan hasil Pemilu 2019, di mana PDI Perjuangan saat itu meraih 19,3persen suara.

“Walau pemilu sesungguhnya masih berlangsung 3-4 tahun lagi, hasil ini merupakan modal penting bagi PDI-Perjuangan dan peringatan bagi partai-partai lainnya,” kata Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas, dalam rilis daring survei nasional SMRC bertajuk “Sentimen Publik Nasional terhadap Kondisi Ekonomi-Politik tahun 2020 dan Prospek 2021”, di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Baca Juga: Wabup Barru Terpilih Aksa Mappe Siap Besarkan PDIP

Survei SMRC menunjukkan PDIP mendapat dukungan paling tinggi jika pemilu diadakan sekarang (31,3 persen), disusul Gerindra (13,4 persen), Golkar (5,6%), PKS (5,2 persen), Demokrat (4,5 persen), Nasdem (3,1 persen), PKB (3 persen). Dukungan terhadap partai-partai lain di bawah 3 persen dan yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 30,7 persen.

Dijelaskan Sirojuddin, jika dibandingkan hasil pemilu 2019, partai politik yang perolehan suaranya relatif stabil atau mengalami sedikit peningkatan adalah Gerindra, yaitu dari 12,6 persen pada 2019 menjadi 13,4 persen.

Partai-partai lain mengalami penurunan. Suara Golkar menurun dari 12,3 persen menjadi 5,6 persen. Suara PKS menurun dari 8,2 persen menjadi 5,2persen. Suara Demokrat menurun dari 7,8 persen menjadi 4,5 persen. Suara Nasdem menurun dari 9,1 persen menjadi 3,1 persen. Suara PKB menurun dari 9,7 persen menjadi 3 persen.

Baca Juga: Di Luar Kandang, PDIP Rebut 3 Kursi Kepala Daerah di Sulsel

Menurut Abbas, menurunnya perolehan suara yang berlangsung merata di hampir semua partai harus juga dikaitkan dengan tingginya tingkat persentase mereka yang tidak menyatakan pendapat. Ada sekitar 30 persen yang tidak menyatakan pendapat.

Selain itu, survei SMRC juga menunjukkan bahwa saat ini ada indikasi peningkatan apatisme warga terhadap partai politik. Jumlah warga yang menyatakan tidak memilih partai apapun dalam survei Desember 2020 ini mencapai 30,7 persen.

“Padahal dalam survei Maret 2020, angkanya hanya 21,9 persen. Begitu juga pada survei 2010 dan 2015, yaitu survei-survei 4 tahun menjelang pemilihan, jumlah yang tidak memilih partai antara 18-26.5 persen,” ucapnya.

Survei Nasional SMRC dilakukan melalui wawancara per telepon kepada 1202 responden yang dipilih secara acak (random) pada 23-26 Desember 2020. Margin of error survei diperkirakan +/-2.9 persen. (*)

One thought on “SMRC: Bila Pemilu Sekarang, 31,3 Persen Publik Pilih PDIP

  1. Pingback: Megawati Jengkel Banyak Warga Abaikan Imbauan Jokowi soal Protokol Kesehatan | Newsurban

Leave a Reply