DKI Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka Januari 2021

Belajar tatap muka di DKI Jakarta belum dizinkan. Ilustrasi, Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan bersama Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria.

Pemprov DKI memutuskan untuk tidak memberlakukan sekolah atau belajar tatap muka pada semester genap 2020/2021.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mengizinkan/melarang sekolah melakukan kegiatan belajar tatap muka. Keputusan itu, sekaligus melanjutkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau daring bagi seluruh sekolah pada semester genap Tahun Ajaran 2020/2021.

“Prioritas utama adalah kesehatan dan keamanan para peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan. Pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan, sehingga seluruh sekolah di DKI Jakarta tetap melanjutkan pembelajaran dari rumah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana dikutip dari laman resmi Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (2/1/2021).

Namun demikian, Nahdiana menegaskan pihaknya tetap melakukan persiapan sekolah tatap muka, seperti pemenuhan fasilitas dan regulasi.

Baca Juga: Mensos Risma Pastikan Program Bansos Cair Bulan Ini

Selain itu, ia juga mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan laman Siap Belajar untuk melakukan asesmen terhadap kesiapan sekolah melaksanakan kegiatan pembelajaran.

Dia juga mengatakan telah berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), para pakar pendidikan, platform dan para mitra pendidikan, serta orang tua untuk dapat memastikan rencana standar asesmen itu lebih akurat. “Proses ini telah kami lakukan sejak lama,” ujar Nahdiana.

Dia melanjutkan, hasil asesmen akan dijadikan dasar bagi Disdik DKI Jakarta untuk menentukan sekolah-sekolah yang siap dan dapat melaksanakan pembelajaran campuran atau blended learning, atau sekolah dengan kombinasi sekolah tatap muka dan daring.

terkait keputusan blended learning ini, Nahdiana menegaskan, para orang tua memiliki hak penuh untuk menentukan apakah anaknya diberikan izin untuk mengikuti blended learning atau belajar dari rumah.

Baca Juga: Sandi Ajak Menkes Sinergi Gerak Cepat Demi 30 Juta Rakyat di Sektor Parekraf

Sebelumnya,pada 20 November lalu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim mengumumkan

Keputusan itu diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Semester Genap Tahun Ajaran dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Nadiem mengatakan keputusan pembukaan sekolah akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil) dan orang tua melalui komite sekolah, pengan mempertimbangkan kondisi daerah terkait penularan virus corona.

DKI Jakarta, saat ini masih menjadi daerah dengan tingkat penularan tertinggi di Indonesia dengan pertambahan mencapai 1.956 kasus pada Jumat (1/1/2021).

Baca Juga: Vaksin Covid-19 Dikirim ke 34 Provinsi Mulai Awal Januari 2021

Total kasus di DKI hingga saat ini mencapai 185.691 kasus dengan 166.512 sembuh dan 3.308 meninggal dunia.

Persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau “positivity rate” COVID-19 selama sepekan terakhir di angka 12,3 persen atau jauh di atas standar WHO sebesar lima persen. (#)

2 thoughts on “DKI Belum Izinkan Sekolah Tatap Muka Januari 2021

  1. Pingback: PSBB Jawa Bali 11-25 Januari, dr Tirta: Indonesia Terjepit, Maju Mundur Kena | Newsurban

  2. Pingback: Kemenag Beri 3 Syarat Pengganti Ujian Kenaikan dan UN | Newsurban

Leave a Reply