Nurdin Abdullah Resmikan Jembatan Sungai Watu, Bupati Bone: Dulu Pemerintah Dibully Lantaran Jembatan Ini

“Periode 1995 – 1996, setiap saat pemerintah dibully lantaran jembatan permanen besi ini alasnya kayu, yang rusak setiap tiga bulan.” Bupati Bone H Andi Fahsar Mahdin Padjalangi.

WATAMPONE, NEWSURBAN.ID — Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof HM Nurdin Abdullah meresmikan jembatan Desa Watu, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu (9/1/2021).

Jembatan sepanjang 80 meter dan lebar 7 meter ini nantinya akan menghubungkan Desa Watu dengan 11 desa lainnya yang ada di Kecamatan Cendrana Bone.

“Masyarakat Kecamatan Cendrana tentu sangat bersyukur karena sejarah jembatan ini mulai dari pincara, kemudian jembatan darurat, hari ini Pak Bupati sudah permanenkan, Saya kira ini sebuah kesyukuran bagi masyarakat Cendrana karena jembatan ini menghubungkan sebelas desa ke utara,” yerang Gubenrur Nurdin Abdullah, Sabtu, 9 Januari 2021.

Nurdin Abdullah melanjutkan hadirnya jembatan ini dapat memperlancar distribusi produk pertanian masyarakat.

Baca Juga: Sambangi Pelelangan Ikan Lonrae, Nurdin Abdullah Dengar Keluhan Nelayan Bone

“Dengan hadirnya jembatan ini otomatis akan menjadi urat nadi perekonomian, kalau ekonomi berkembang kesejahteraan masyarakat juga ikut meningkat, mudah-mudahanan kita bisa terus berinovasi dengan Pemkab untuk menghadirkan kebutuhan masyarakat,” tuturnya.

Proyek yang dibangun dari dana bantuan APBD Sulsel senilai Rp11 Milyar ini dirampungkan dalam jangka waktu enam bulan. Konstruksi jembatan bangunan bawah terdiri dari konstruksi tiang pancang dan bangunan atas terdiri dari rangka baja tipe C plus.

Bupati Bone, Andi Fashar Mahdin Padjalangi menyebutkan jembatan ini bisa terwujud berkat program bantuan keuangan Gubernur untuk daerah.

“Alhamdulilah berkat program bapak Gubernur memperhatikan seluruh daerah di seluruh Sulawesi Selatan dengan program bantuan keuangan alhamdulillah jembatan ini bis kita gunakan,” ujarnya.

Sementara, warga Desa Watu, Muhammad Tahir (57 tahun) menuturkan, pembangunan jembatan membuatnya berhasil membawa hasil panennya hingga ke Kota Bone.

“Sebelum jadi jembatan tidak pernah sampai di Kota Bone, dan ongkosnya bisa dua kali lipat dari sekarang,” tuturnya.

Baca Juga: Bupati Bone Minta Gubernur Fasilitasi Bangun Kawasan Pantai Bajoe Jadi Pusat Ekonomi Baru

Ia menyebutkan, sebelum bangunan jembatan berdiri, ia harus merogoh kantong hingga Rp50 ribu rupiah untuk menyeberang sungai menggunakan mobil. Saat ini, ia cukup mengeluarkan ongkos Rp10 ribu untuk membawa hasil pertaniannya hingga ke Kota Bone.

“Lancar, senang kalau ada hasil panen lancar, tidak bayar lagi kalau menyeberang, hasil tani bisa dibawa ke Bone, sebelum jadi,” tutupnya.

Pemerintah Selalu Dibully
Andi Fahsar juga, menceritakan awal kronologi pembangunan Jembatan Sungai Watu. “Awalnya masyarakat menggunakan pincara melintasi Sungai Watu. Pada awal tahun 1995 hingga 1996 tuntas dibangun pada masa Gubernur Zainal Basri Pallaguna dan Bupati Bone Muhammad Amir,”jelasnya.

Dari 1995 – 1996, lanjut Fashar, setiap saat pemerintah dibully lantaran jembatan ini permanen besi alasnya kayu, yang rusak setiap tiga bulan.

Namun mimpi masyarakat Cenrana mempunyai Jembatan Permanen akhirnya sekarang terwujud pada masa Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman.

“Alhamdulillah berkat Program Bapak Gubernur memperhatikan Kabupaten/ Kota dengan Program Daerah bawahan. Ini bisa terwujud. Jembatan ini menghubungkan 11 Desa di sebelah utara dan 4 Desa di sebelah selatan. Makanya sangat vital bagi masyarakat,” ungkap Fashar.

Bupati Bone dua periode ini mengungkapkan pada tahun 2020, Gubernur Sulawesi Selatan membantu Bone khusus sarana jalan dan jembatan senilai Rp84 miliar, membangun dua jembatan yaitu jembatan Watu Cenrana dan jembatan Sungai Solo.

“Kami mewakili masyarakat Bone khususnya warga Cenrana pada umumnya kami menyampaikan ucapan terima kasih,” ucap Fahsar. (fan/*)

Selanjutnya: Tak Terealisasi, Masyarakat Bone Tagih Janji Politik Tafaddal

One thought on “Nurdin Abdullah Resmikan Jembatan Sungai Watu, Bupati Bone: Dulu Pemerintah Dibully Lantaran Jembatan Ini

  1. Pingback: Nurdin Abdullah: Penting Kami Harus Selalu di Lapangan Merasakan yang Dirasakan Rakyat | Newsurban

Leave a Reply