Gempa 4,2 SR Kembali Guncang Sulbar, BNPB: BMKG Prakiraan Gempa Susulan

Foto udara kantor Gubernur Sulbar Ambruk

Dikabarkan, masih ada beberapa desa di Sulbar terisolir, karna akses jalan terputus akibat tertutup tanah longsor. 

MAMUJU, NEWSURBAN.ID — Gempa dengan kekuatan 4,2 Skala Richter kembali menguncang di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) pada Senin (18/01/2021) Pukul 11:11 WIB. Pusat gempa berada di darat 16 km timur laut Majene dengan kedalaman 10 km.

Menurut Raditya Jati, informasi tim relawan yang berada di Mamuju, gempa dirasakan cukup kuat namun tidak sampai menimbulkan kepanikan. Belum ada laporan terkait dampak gempa susulan tersebut.

Baca juga: Update Gempa Sulbar: 73 Meninggal Dunia, 15 Ribu Mengungsi di 15 Titik

“Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan gempa susulan masih akan terjadi. Untuk itu BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada terkait adanya potensi gempa susulan yang berkekuatan signifikan,” imbau Raditya Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Senin (18/01/2021).

“BNPB juga mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan dengan tebing curam untuk waspada terhadap longsoran dan reruntuhan batu,” sambungnya.

Selain itu, kata Raditya, bagi yang tinggal di kawasan pantai atau pesisir, diharapkan untuk selalu waspada dan segera menjauhi pantai apabila merasakan adanya gempa susulan.

Baca juga: Isu Gempa 8,2 SR di Sulbar, BMKG: Itu Tidak Benar

“Masyarakat dapat mengikuti perkembangan informasi kegempaan melalui BMKG dan portal InaRisk untuk mengetahui potensi risiko bencana yang ada disekitar tempat tinggal,” harapnya.

Sementara itu, BNPB telah menyerahkan bantuan awal untuk operasional kebutuhan pokok penanganan Gempabumi Sulawesi Barat sebesar 4 miliar Rupiah pada hari Sabtu (16/01/2021). Bantuan tersebut diserahkan sebesar 2 miliar rupiah untuk Provinsi Sulbar dan masing-masing 1 miliar rupiah untuk Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Baca juga: Kemensos Kirim Personel dan Logistik Korban Gempa di Sulbar

BNPB juga telah mendistribusikan bantuan logistik berupa 8 set tenda isolasi, 10 set tenda pengungsi, 2.004 paket makanan tambahan gizi, 2.004 paket makanan siap saji, 1.002 paket lauk pauk, 700 lembar selimut, 5 unit Light Tower, 200 unit Velbed, 500 paket perlengkapan bayi, 500.000 pcs masker kain, 700 pak mie sagu dan 30 unit Genset 5 KVA.

Sebelumnya, gempa berkuatan M 6,2 di Sulbar itu mengakibatkan sejumlah bangunan seperti kantor Gubernur, Rumah Sakit dan Hotel serta rumah warga ambruk.

Bahkan, berdasarkan hasil pendataan BNPB sampai hari ini Minggu (17/01/2021) pukul 14.00 WIB total sebanyak 73 orang dinyatakan meninggal. Sebanyak 826 korban luka-luka akibat gempa.

Baca juga: Diguncang Gempa 6,2 SR, Kantor Gubernur Sulbar Ambruk

Sebanyak 657 orang di antaranya ada di Kabupaten Majene dengan rincian 12 orang luka berat, 200 orang luka sedang dan 425 orang luka ringan.

Sementara di Kabupaten Mamuju dilaporkan 189 orang dirawat inap lantaran dalam kondisi luka berat. Adapun sekitar 15 ribu warga terdampak, mengungsi.

Pengungsian tersebar di 10 titik di antaranya Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking, Desa mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbau di Kec. Ulumanda, Kec. Malunda dan Kec. Sendana.

Sedangkan, di Mamuju terdapat 5 titik pengungsian di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro.

Dikabarkan, masih ada beberapa desa di Sulbar terisolir, karna akses jalan terputus akibat tertutup tanah longsor. (*)

One thought on “Gempa 4,2 SR Kembali Guncang Sulbar, BNPB: BMKG Prakiraan Gempa Susulan

  1. Pingback: Terjadinya Simpang Siur Informasi Gempa Sulbar, BMKG Pasang Perangkat Setiap Posko | Newsurban

Leave a Reply