Bergetar, Dua Kecamatan di Parimo Akibat Gempa Magnitudo 4.9

Ilustrasi Gempa

Dua kecamatan di Kabupaten Parigi Moutung (Parimo) Sulawesi Tengah bergetar akibat gempa magnitudo 4,9, pagi tadi. Dampak gempa diperkirakan dirasakan sepanjang hari ini, 19 Januari 2021.

SULAWESI TENGAH, NEWSURBAN.ID — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi di Bumi Sulawesi Tengah.

Gempa itu terjadi di darat, tepatnya 67 kilometer timur laut Kabupaten Donggala, pada pukul 08.56 Wita.

Baca Juga: Gempa Susulan Magnitudo 6,2 di Sulbar, Sejumlah Bangunan Rusak Parah

https://mobile.twitter.com/hashtag/Gempa?src=hashtag_click

https://mobile.twitter.com/infoBMKG/status/1351341136741232640/photo/1

Berdasarkan data dari BMKG, gempa berkekuatan 4,9 Magnitudo dan berasal dari kedalaman 16 kilometer.

Intensitasnya bisa dirasakan pada skala III MMI atau terasa di dalam rumah seakan ada truk yang melintas, di Kecamatan Toribulu dan Mepanga, –dua kabupaten tetangga, Kabupaten Parigi Moutong.

Gempa itu adalah gempa pertama yang dicatat BMKG dalam kelompok gempa yang bisa dirasakan sepanjang hari ini, Selasa 19 Januari 2021.

Hingga kini belum ada laporan kerusakan akibat gempa itu.

Baca Juga: Gempa 4,2 SR Kembali Guncang Sulbar, BNPB: BMKG Prakiraan Gempa Susulan

Sehari sebelumnya, dua gempa di kelompok yang sama tercatat masih terjadi Majene dan bisa dirasakan di Mamuju, Sulawesi Barat. Keduanya merangkai gempa kuat pada Kamis-Jumat lalu yang diikuti puluhan gempa susulannya.

Dua gempa darat di Majene pada Senin, 18 Januari 2021, terjadi pada pukul 11.11 dan 20.51 WIB. Kekuatannya, masing-masing, 4,2 dan 3,4 M. Keduanya dirasakan lemah, skala II MMI di Mamuju, tapi untuk yang kedua bisa dirasakan pula pada skala III MMI di Malunda dan Ulumanda, –dua wilayah kecamatan di Majene.

Baca Juga: Gempa Susulan Magnitudo 5,0 Guncang Majene

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan jumlah gempa susulan di Majene tergolong minim.

Dia berharap itu pertanda baik. “Harapan kami tidak akan muncul gempa kuat lagi, tetapi gempa susulan dengan kekuatan kecil lazimnya masih akan terjadi,” katanya via akun pribadi di media sosial Twitter. (#)

Leave a Reply