Gugatan Ibas-Rio Diregister di MK, Agus Melas: Materi Pemohon Biasa Saja

Kuasa Hukum Husler-Budiman

Permohonan gugatan itu diketahui diregister atas keluarnya surat akta registrasi perkara konstitusi nomor 96/PAN.MK/ARPK/01/2021.

LUWU TIMUR, NEWSURBAN.ID — Gugatan pasangan calon Irwan Bahry Syam-Andi Muhammad Rio Patiwiri (Ibas-Rio) sudah teregistrasi di Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (18/01/2021) kemarin.

Permohonan gugatan itu diketahui diregister atas keluarnya surat akta registrasi perkara konstitusi nomor 96/PAN.MK/ARPK/01/2021.

Dalam akta itu menyebutkan KPU Luwu Timur sebagai termohon terkait perselisihan hasil pemilihan (PHP), yang diajukan langsung pemohon Ibas-Rio yang mendampingi kuasa hukumnya Muh. Ikbal.

Baca juga: Lima Daerah di Sulsel Teregister Sengketa Pilkada di MK

Sementara, kuasa hukum Hulser-Budiman, Agus Melas, menanggapi santai saja. Menurutnya, materi pemohon diajukan ke MK, sifatnya biasa saja dan tidak ada luar biasa.

“Saya sudah melihat materi pemohon yang diajukan ke MK, biasa saja dan tidak ada sifatnya luar biasa,” tegas Agus, di hubungi newsurban.id via whatsAPP sekarang ini berada di Jakarta, Selasa (19/01/2021).

Agus menuturkan, tahapan persidangan di MK nantinya, pada (26/01/2021) adalah sidang pendahuluan. Dimana kata dia, memberikan penjelasan permohonan pemohon dan perbaikan permohonan pemohon apabila dipandang perlu pengesahan alat bukti.

Baca jugaBudiman Bupati Lutim? Partai Pengusung Mulai Berebut Jadi Wabup

“Sidang pendahuluan saja, bisa saja gugur atau tidak bisa dilanjutkan, hal itu tidak bisa memenuhi syarat sesuai aturan yang ada,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Anggota Komisioner KPU Luwu Timur Adam Safar, membenarkan bahwa sudah menerima laporan atas gugatan pemohon di MK. Dari lima kabupaten di Sulsel, kata dia, salah satunya KPU Luwu Timur sebagai termohon.

“Sudah ada pemberitahun permohonan pemohon sudah teregisterasi di (MK), jadi kami selaku termohon,” ungkapnya, Senin (18/01/2021).

Baca juga: Catat! Begini Syarat Gugatan Hasil Pilkada ke MK

Adam mengaku, sudah menyiapkan berbagai alat bukti yang didalilkan oleh pemohon.”Berapa hari ini KPU Provinsi Sulsel melakukan rapat bagi daerah yang bersengketa untuk menyusun dan menyiapkan matrix serta kronologi yang disengkatan oleh pemohon,” ujarnya.

Kemudian, Adam menjelaskan KPU Sulsel pun meminta daftar alat bukti berbagai tahapan mulai pemutakhiran data pemilih sampai tahapan pemilihan di lakukan oleh KPU.

“Kami sudah siapakan hal itu, tinggal kami akan menyerahkan semuanya yang didalilkan oleh pemohon di MK,” jelasnya.

Adam juga mengaku, ada 4 pokok permohonan pemohon mendalilkan bahwa Pilkada Kabupaten Luwu Timur telah terjadi pelanggaran secara terstruktur, sistematis dan masif.

Gugatan lima daerah di Sulsel dilansir di halaman MK, Rabu (24/12/2020). Untuk Pilkada Kabupaten Bulukumba, yang melakukan gugatan adalah pasangan Askar HL – Arum Spink, dan yang tergugat adalah KPU Kabupaten Bulukumba. Pasangan Askar – Arum Spink memasukkan permohonan perkara pada Kamis (17/12/2020) lalu.

Penggugat kedua yang masuk ke MK yakni Pilkada Kabupaten Pangkep dengan pemohon Rahman Assegaf – Muammar Muhayyang dengan termohon KPU Kabupaten Pangkep. Paslon ini memasukkan gugatan perkara di MK pada Jumat (18/12/2020) lalu.

Sementara itu, penggugat ketiga yang masuk ke MK yakni dari Pilkada Luwu Timur dengan pemohon Irwan Bahri Syam – Andi Rio Patiwiri. Paslon ini memasukkan gugatan ke MK pada Senin (21/12/2020) dengan termohon KPU Luwu Timur.

Sengketa keempat yang masuk ke MK dari Sulawesi Selatan dari Pilkada Luwu Utara, pasangan calon Arsyad Kamar – Andi Sukma melakukan gugatan dengan termohon KPU Luwu Utara. Paslon ini mendaftarkan gugatan ke MK pada Senin (21/12/2020) lalu.

Sementara itu, Pilkada Kabupaten Barru dari tiga paslon bertarung, dua paslon melakukan gugatan ke KPU Barru. Paslon yang menggugat yakni Malkan Amin -A. Salahuddin Rum memasukkan gugatan pada Senin (21/12/2020). Paslon lain yang menggugat KPU Barru yakni Mudassir Hasri Gani – Aksah Kasim, paslon ini juga mendaftarkan gugatan pada Senin (21/12/2020).

Diketahui, rekap perkara perselisihan hasil Pemilihan Tahun 2020 yang diregistrasi oleh MK RI , yaitu total 132 Perkara dengan pembagian:

a. PHP Gubernur dan Wakil Gubernur, sebanyak 7 perkara;

b. PHP Wali Kota dan Wakil Wali Kota, sebanyak 13 perkara; dan

c. PHP Bupati dan Wakil Bupati, sebanyak 112 perkara

Sedangkan, 4 permohonan tidak diregistrasi, dikarenakan:

a. 1 permohonan telah dicabut oleh Pemohon dan telah diterbitkan Akta Pembatalan Pengajuan Permohonan Pemohon (AP4), yaitu Kota Magelang (Jateng).

b. 3 permohonan double, yaitu Kab. Kepulauan Aru (Maluku), Kab. Pegunungan Bintang (Papua), dan Kab. Mamberamo Raya (Papua). (*)

 

2 thoughts on “Gugatan Ibas-Rio Diregister di MK, Agus Melas: Materi Pemohon Biasa Saja

  1. Pingback: Tito Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Mendiskualifikasi Pemenang Pilkada | Newsurban

  2. Pingback: Gugatannya Ditolak MK, Harapan Besar Ibas-Rio Kandas | Newsurban

Leave a Reply