Nurdin Abdullah Target Maret Nakes Selesai Divaksin

Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah.

“Mudah-mudahan akhir Maret seluruh Nakes Sulawesi Selatan udah selesai. Jadi kita sudah menghitung kira-kira sekitar 300 perhari, supaya kita bisa mencapai target itu.” Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah menargetkan bulan Maret 2021 ini, semua Tenaga Kesehatan (Nakes) sudah selesai di vaksin. Pemprov Sulsel sendiri menargetkan, 300 orang divaksin perharinya supaya bisa selesai di bulan Maret.

“Mudah-mudahan akhir Maret seluruh Nakes Sulawesi Selatan udah selesai. Jadi kita sudah menghitung kira-kira sekitar 300 perhari, supaya kita bisa mencapai target itu,” kata Nurdin.

Baca Juga: Nurdin Abdullah Berhasil Ikut Vaksin Sinovac

Upaya Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel saat ini terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan mengenai beberapa hambatan di lapangan.

“Kita upayakan supaya sesuai dengan rencana itu, oleh karena itu kita intens komunikasi dengan Kementerian Kesehatan, terutama soal aplikasi, mudah-mudahan bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Baca Juga: Pantau Vaksinasi di Makassar, Nurdin Abdullah: Kita Lindungi Diri dengan Vaksin

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, di lapangan memang ada kendala mengenai aplikasi. Olehnya itu Dinkes Sulsel terus berupaya menyelesaikan hambatan-hambatan di lapangan.

“Memang soal aplikasi yang menjadi hambatan kita, tapi kita sudah komunikasikan dengan Kementerian Kesehatan dan juga ada diskresi dari Pak Kadis Kesehatan Provinsi agar bisa selesai tepat waktu,” urainya.

Baca Juga: Kadis Kesehatan Sulsel: Vaksinasi Tahap Awal Bukan Tahap Uji Coba Penggunaan Vaksin

Sementara untuk efektivitas dari vaksin Sinovac sendiri, kata Nurdin akan berjalan dengan baik karena sejauh ini hampir semua sudah disiapkan data klinisnya khusus untuk Nakes.

“Aman, aman Insyaallah kita sudah mempersiapkan dengan baik semunya, termasuk data kilinisnya nakes kita,” tutupnya. (*)

Leave a Reply