Hati-hati! Ada Oknum Mengaku Tim Danny-Fatma, Jual Jabatan Lurah Seharga Rp9 Juta

“Saya meminta kepada siapapun, khususnya ASN jangan percaya kalau ada yang menjanjikan jabatan. Apalagi, sampai meminta uang.” Walikota Makassar terpilih Mohammad Ramdhan Pomanto.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Walikota Makassar terpilih, Moh Ramdhan Pomanto, meminta kepada khalayak ramai, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mewaspadai oknum yang mengatasnamakan tim Danny Fatma (Moh Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi) untuk mendapatkan jabatan.

“Saya meminta kepada siapapun, khususnya ASN jangan percaya kalau ada yang menjanjikan jabatan. Apalagi, sampai meminta uang,” terang Danny Pomanto, Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Tunggu Pelantikan, Danny-Fatma Tunjuk Prof Yusran Jadi Tim Transisi

Danny Pomanto dengan tegas membantah, jika ada tim Danny-Fatma yang melakukan jual beli jabatan.

Bantahan ini, juga disampaikan Danny Pomanto kepada aktivis anti korupsi Djusman AR, yang mendapat aduan dari salah satu pejabat kelurahan di Kota Makassar.

“Tidak benar itu, Pak Djusman. Tidak ada tim kita (Danny-Fatma) yang seperti itu. Kalau ada seperti itu, kita akan laporkan ke aparat penegak hukum,” ujar Djusman mengutip pernyataan Danny Pomanto.

Baca Juga: Tolak Tim Transisi Danny-Fatma, Pj Walikota Makassar: Tidak Ada Hal Mendesak

Djusman mengatakan, telah menerima aduan langsung dari salah satu pejabat kelurahan di Kota Makassar yang mengaku mendapatkan tawaran jabatan dalam pemerintahan Danny-Fatma di Kota Makassar.

“Pejabat ini, datang ke saya mengadu. Katanya, dihubungi orang yang mengaku tim Danny-Fatma ditawari jabatan sebagai Lurah. Caranya, cukup membayar Rp9 juta,” bebernya.

“Makanya, di depan orang ini, yang datang mengadu, saya konfirmasi langsung ke Pak Danny Pomanto, apakah itu benar ada seperti itu atau tidak. Lalu jawabannya, itu tidak benar dan diminta jangan percaya itu,” tambah Koordinator Badan Pekerja Komite Masyarakat Anti Korupsi (KMAK) Sulselbar ini.

Baca Juga: Ketua DPRD: Percepat Pelantikan Walikota Makassar Tak Perlu Tunggu Daerah Lain

Djusman yang diketahui sebagai advisor Danny Pomanto bidang pencegahan korupsi pada periode pertama sebagai Wali Kota Makassar, mengatakan, hal seperti ini, juga menjadi perhatian tim transisi yang dibentuk Danny-Fatma.

“Kita warning Pak Danny Pomanto bersama tim transisi agar tidak main-main dengan persoalan seperti ini. Pemerintah Danny-Fatma harus menjalankan pemerintahan yang bersih bebas dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) atau good governance sesuai visi misi yang diusung,” tegas Koordinator Forum Komunikasi Lintas (FoKaL) Non Governmental Organization (NGO) Sulawesi ini. (#)

Leave a Reply