Imlek 2572, Menkes: Angpao Ditransfer Perayaan Digelar Virtual

Tradisi pemberian angpao pada perayaan Imlek, kini dapat dilakukan dengan cara digital atau ditransfer. Itu adalah salah satu cara mencegah kerumunan yang dapat menjadi klaster baru.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta umat Khonghucu dan Tionghoa menggunakan cara baru merayakan tahun baru Imlek di tengah pandemi COVID-19.

Menurut Budi, tradisi pemberian angpao pada tiap perayaan Imlek, kini dapat dilakukan dengan cara digital atau ditransfer. Cara itu lanjut Budi berguna untuk mencegah kerumunan yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19.

“Amplop merah memang seru, yang lebih seru di dalam amplop merahnya. Kini, itu bisa kita lakukan dengan mengirimkan isi amplop merah itu melalui digital, sekarang sudah sangat mudah. Jadi cara baru imlek bagus juga, transfer malah bisa lebih banyak,” ujar Budi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (4/2).

Baca Juga: Sandi Ajak Menkes Sinergi Gerak Cepat Demi 30 Juta Rakyat di Sektor Parekraf

Menurut Budi, tradisi berbagi angpao secara digital tersebut dapat pula bermanfaat dan menyejahterakan pihak lain. “Kalau masih merasa pengin amplop merahnya dikirimkan juga ke anak cucu saudara teman-teman bisa juga kirim lewat Gojek sekaligus cara baru ini bisa menyejahterakan teman-teman kita, kirim amplopnya di dalamnya ada kertas nanti sebentar lagi akan ditransfer sebesar ini,” ucap Budi.

Selain tetap dapat melakukan tradisi bagi-bagi angpao, kata Budi, cara baru lainnya yang dapat dilakukan yakni menikmati atraksi barongsai melalui tayangan virtual.

Tak hanya mengurangi kesemarakan perayaan imlek, cara baru perayaan imlek tersebut juga dinilai lebih berkesan dan aman bagi seluruh anggota keluarga.

“Tetap kita bisa nonton barongsai sama seperti bapak ibu rekan-rekan wartawan yang biasanya hadir bertatap muka dengan saya tapi kali ini bertatap muka dengan saya melalui YouTubenya Kantor Sekretariat presiden. Barongsai pun bisa juga ditampilkan di YouTube malah kita juga bisa mengadakan lomba barongsai yang paling bagus sekalian di youtube,” beber dia.

Baca Juga: IMLEK 2571, Ini Ramalan Pemilik Shio Tikus

Terakhir, Budi meyakini perayaan Imlek tahun ini tidak akan kalah menarik meski seluruh acaranya digelar secara virtual. Mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini pun berharap warga tetap dapat mematuhi arahan pemerintah ini sehingga tidak terjadi lonjakan kasus COVID-19 di tanah air akibat libur tahun baru Imlek.

Sebab Budi mengaku pemerintah telah sepakat cara satu-satunya memerangi pandemi COVID-19 adalah dengan menurunkan laju penularan virus. Adapun cara ampuh menurunkan transmisi virus corona adalah dengan cara patuh terhadap protokol kesehatan 3M yang meliputi memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Kesimpulan kami satu, cara untuk mengatasi pandemi ini adalah dengan mengurangi laju penularan, agar kita bisa mempersiapkan lebih baik, sarana kesehatan yang ada, agar seluruh RS kita juga tidak terlalu terbebani, dan juga kita bisa menyiapkan diri untuk vaksinasi,” kata Budi.

“Saya yakin perayaan imlek tahun ini akan tetap meriah, tetap bergembira, tetap memberikan banyak Harapan Baru dan keuntungan baru bagi seluruh bangsa Indonesia dan khususnya masyarakat konghucu dan tionghoa,” tutupnya.

Diketahui, perayaan Imlek tahun 2021 akan jatuh pada Jumat 12 Februari 2021. Perayaan Hari Raya Imlek ini bakal diikuti libur akhir pekan dua hari yakni 13 dan 14 Februari 2021. (#)

One thought on “Imlek 2572, Menkes: Angpao Ditransfer Perayaan Digelar Virtual

  1. Pingback: Imlek 2572, Jokowi Harap Indonesia Dijauhkan dari Penyakit dan Bencana | Newsurban

Leave a Reply