Peredaran Sabu Meningkat, Ketua GAN Bone Kritisi Kinerja Polisi dan BNNK

Ketua DPC Kabupaten Bone GAN (Generasi Anti Narkoba) Mukhawas Rasyid

Peredaran narkoba sejenis sabu di Kabupaten Bone, membuat masyarakat khawatir akan berdampa menghancurkan generasi penerus. Peredaranya sudah merambah  sampai kepedesaan.

BONE, NEWSURBAN.ID — Tingginya peredaran barang haram (Narkotika), di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga peredaranya sudah merambah  sampai kepedesaan.

Peredaran narkoba sejenis sabu itu, membuat masyarakat khawatir akan berdampa menghancurkan generasi penerus khususnya para anak muda.

Menanggapi hal ini Ketua DPC Kabupaten Bone GAN (Generasi Anti Narkoba) Mukhawas Rasyid, mengatakan, disinilah perang sebenarnya para petugas Kepolisian dan BNK jangan menganggap hal ini sepele, apalagi mau dijadikan lahan bisnis.

Baca juga: Terciduk Miliki Narkoba, Tiga Pemuda Diamankan Polres Bone

“Kalian itu digaji oleh Negara, sebagai petugas kepolisian Garda terdepan memberantas Narkotika. Tentu harus juga bekerja maksimal dan menjaga baik masyarakat khususnya di Kabupaten Bone ini,” jelas Mukhawas juga profesi Advokat Bone, Sabtu (6/2/2021).

Walaupun akhir-akhir ini, lanjut Mukhawas, pihak kepolisian dan BNNK melakukan penangkapan pemakai dan pengedar barang haram tersebut. Ia pun mengapresiasi tindakan dilakukan pihak terkait.

“Tapi kalau hanya yang kecil-kecil atau para kurir yang ditangkap bagaimana menyelesaikan masalah ini? Sedangkan para bandar besar bebas berkeliaran, begitupun juga para oknum yang selama ini ditangkap sebagian tidak jelas, dan masyarakat harus tahu itu sampai dimana penanganannya,” pungkasnya.

Baca juga: Terlibat Narkoba, Anggota Polres Bone Dipecat Tidak Hormat

Kembali Mukhawas menjelaskan, tindakan pemberantasan narkotika ini, sebagaimana dengan perintah Kapolri bahwa barang haram ini harus diberantas jika ada Oknum Polisi yang betul-betul mengedarkan harus dipecat siapapun itu.

“Teriakan tentang narkoba yang sudah menjadi tingkat keresahan ditengah masyarakat, harus menjadi perhatian khusus oleh penegak hukum sendiri bukan tentang siapa, Tapi ini tentang keselamatan anak bangsa generasi kita bersama,” tegas Mukhawas Rasyid.

Di Tahun 2021, sudah 3 orang pengedar narkotika di Kabupaten Bone di bekuk oleh pihak kepolisian.

Sekedar diketahui, ada tiga kecamata di Bone, sudah zona merah dalam peredaran narkotik berjenis sabu antara lain, Kecamatan Lappariaja, Libureng dan Sibulue. (Fan/*)

One thought on “Peredaran Sabu Meningkat, Ketua GAN Bone Kritisi Kinerja Polisi dan BNNK

  1. Pingback: Ditangkap Bawa Sabu, Warga Palopo Ini Ngaku Punya Bandar Orang Bajoe | Newsurban

Leave a Reply