Malaysia Izinkan Distribusi Bahan Pokok dan BBM ke Krayan Melalui Ba’kelalan

Melalui diplomasi panjang, perundingan antara Pemkab Nunukan, Indonesia dan pemerintah kerajaan Malaysia, sepakat distribusi sembako, bahan bakar minyak, dan material bangunan ke Krayan diizinkan melalui Ba’kelalan.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID — Tanah lapang luas yang masuk di wilayah Ba’kelalan – Malaysia, menjadi saksi pertemuan penting, Rabu siang, Rabu (10/02).

Mewakili Bupati Nunukan Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus didampingi Camat Krayan Heberly, dan Danki Satgas Pamtas RI Malaysia Pos Long Midang Lettu Arh Angga Guruh, dan beberapa jajaran pengurus Koperasi Mitra Utama Kaltara menghadiri penandatanganan MoU Penghantaran Barang Binaan dari Ba’ kelalan ke Long Midang.

Sebelum di lokasi, Serfianus beserta rombongan telah ditunggu oleh Timbalan Menteri Pembangunan Luar Bandar Progam II Malaysia Datok Henry Sum Agong yang didampingi oleh Residen Daerah Lawas bersama pegawai daerah Lawas.

Baca Juga: Luncurkan SOA Nunukan-Long Bawan, Bupati Laura: Peran Pemerintah Harus Dapat Dirasakan Masyarakat

Suasana begitu cair, salam sapa akrab antar pejabat kedua negara itu membawa situasi yang nyaman hingga mereka dibawa dalam acara inti pada pertemuan singkat tersebut.

Datuk Hendry Sum Agong dalam sambutan singkatnya menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas kebersamaan ini. Datuk Hendry pun menyampaikan harapannya, kiranya Covid-19 segera berakhir sehingga tali silaturahmi dapat kembali terjalin erat.

Datuk Hendry juga mengakui keputusan penting ini, telah melalui beberapa proses perundingan.

Sementara Sekretaris Serfianus mewakili pemerintah Indonesia mengucapkan terima kasih atas pekenanaan dari Pemerintah Malaysia untuk penghantaran barang dari wilayah Serawak ke Krayan, Indonesia di tengah kebijakan penutupan akses perbatasan akibat Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Mahalnya Kebutuhan Hidup di Krayan Nunukan, BBM Rp35 Ribu Per Liter, Gula Pasir Rp40 Ribu Per Kilogram, Gas Elpiji 14 Kg Rp1,5 Juta

Serfianus mengaku pemerintah Indonesia memaklumi kebijakan tersebut sebagai upaya dari pemerintah masing masing menjaga masyarakatnya dari Covid-19.

Serfianus mengatakan berterima kasih atas kebijakan merespons permohonan dari Bupati Nunukan, Gubernur Kalimantan Utara, yang kemudian ditindaklanjuti oleh KJRI Serawak di Kuching untuk membuka akses perbatasan Ba’kelalan – Long Midang untuk barang kebutuhan pokok, Serfianus kembali menyampaikan terima kasihnya.

Diketahui, persetujuan ini prosesnya menunggu hampir satu tahun sejak surat permohonan disampaikan ke provinsi Kalimantan Utara. Serfianus mengaku selalu memantau proses tersebut melalui KJRI Serawak yang ada di Kuching

“Beliau (Konsul Jenderal RI Kuching, Yonny Tri Prayitno) selalu menyampaikan perkembangan surat yang diajukan dari kami Bupati Nunukan dan Gubernur Kalimantan Utara,” ujar Serfianus.

Lebih lanjut Serfianus berharap agar kegiatan ini bisa berlanjut secara on off khusus bagi barang-barang pokok yang dibutuhkan masyarakat dan material bangunan yang digunakan untuk masyarakat dan berbagai kegiatan pembangunan infrastuktur di Krayan.

“Pemerintah Indonesia pada tiga tahun terakhir ini sedang gencar-gencarnya membangun proyek-proyek penghubung dari Malinau masuk ke Krayan. Selain dari pada itu selama ini terjadi proses barter masyarakat terhenti karena Pandemi,” tambah Serfianus.

Baca Juga: Kabar Baik, SOA Penumpang Susia Air Nunukan-Long Bawan Segera Hadir 4 Kali Seminggu

Sejak diberlakukannya penutupan akses di perbatasan pada tanggal 18 Maret 2020 oleh pemerintah Malaysia, terjadi kelangkaan bahan pokok dan material di seluruh wilayah Krayan sehingga harga menjadi melonjak tinggi.

Setelah proses panjang dan berjenjang dimulai dari Surat Bupati Nunukan kepada Gubernur, lalu ditindaklanjuti Surat Gubernur Kalimantan Utara kepada Wakil Menteri Malaysia, dan didukung penuh upaya pertemuan, perundingan dan diplomasi oleh KJRI Serawak di Kuching, akhirnya pemerintah Malaysia mengizinkan membuka akses perbatasan di Ba’kelalan-Long Midang. Sehingga 120 ton bahan pokok, material, dan BBM industri bisa masuk. (hms/ad)

One thought on “Malaysia Izinkan Distribusi Bahan Pokok dan BBM ke Krayan Melalui Ba’kelalan

  1. Pingback: Aksi Heroik KRI Tawau, 8 WNI yang Ditahan Malaysia Dibebaskan | Newsurban

Leave a Reply