11 Sekda Jadi ‘Bupati’, SK Sudah Diteken Gubernur Sulsel

Sebelas Sekretaris Daerah bakal menjadi bupati dengan status pelaksana harian. Pasalnya, SK 11 Pelaksana Harian Kepala Daerah di Sulawesi Selatan itu sudah diteken Gubernur Nurdin Abdullah. Sementara Kota Makassar masih akan dipimpin Pj Walikota Rudy Djamaluddin.

MAKASSAR, NEWSURAN.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, telah menandatangani 11 Surat Keputusan (SK) Pelaksana Harian (PLH) untuk daerah yang baru saja mengikuti proses pemilihan kepala daerah di Desember 2020 lalu.

Menurut Nurdin, SK PLH ini diteken, karena belum diterimanya SK kepala daerah definitif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga: Tolak Tim Transisi Danny-Fatma, Pj Walikota Makassar: Tidak Ada Hal Mendesak

Terbitnya 11 SK PLH Kepala Daerah itu, Nurdin memastikan tidak akan ada pelantikan pada 17 Februari 2021 ini.

”Kita masih menunggu SK. Kalau SK sudah di tangan, baru kita atur pelantikannya. Jadi sekarang belum ada. Yang saya tanda tangani tadi itu PLH, itu untuk semua yang tidak ada SK-nya,” ungkap Nurdin, Senin (15/2/2021).

Baca Juga: Pemprov Sulsel Persiapkan Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Termasuk Danny-Fatma

Namun Nurdin mengaku belum bisa memastikan waktu pelantikan para kepala daerah terpilih pada Pilkada 2020 lalu. “Saya belum bisa pastikan (pelantikan tanggal 17 Februari). Karena sampai hari ini SK belum ada. Kita harus persiapkan dulu kan. yang pasti kita akan melantik secara serentak, semua,” jelas Nurdin.

Mantan bupati Bantaeng dua periode itu juga mengatakan, jadwal pelantikan kepala daerah terpilih belum bisa ditentukan, sebab semua masih bergantung pada SK yang dikeluarkan Mendagri.

”Kita tidak bisa tentukan. Kecuali SK sudah di tangan, baru bisa kita tentukan rencana pelantikannya. Jadi kita tunggu saja, serentak yang tidak ada sengketa,” bebernya.

Baca Juga: Ketua DPRD: Percepat Pelantikan Walikota Makassar Tak Perlu Tunggu Daerah Lain

Dengan begitu, dipastikan semua daerah yang melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak masih akan dipimpin oleh pelaksana harian dan penjabat, termasuk Kota Makassar.

Khusus di Kota Makassar, SK pemberhentian Pj Walikota Makassar belum dikeluarkan oleh Mendagri. ”Kalau yang waktunya agak panjang, pasti kita pakai Pj. Tapi kalau sifatnya tidak lama, mungkin sekitar semingguan, PLH saja cukup. PLH sudah saya tanda tangani tadi, kita tunjuk masing-masing Sekda. Kalau Pj masih di Kemendagri, belum ada SK pemberhentian,” ujar NA.

Baca Juga: KPU Tetapkan Danny-Fatma Walikota-Wakil Walikota Makassar

”Saya setelah terima surat penetapan dari KPU, besoknya langsung diserahkan ke Kemendagri, asisten I yang bawa. Karena saya menilai, semakin cepat dilantik kepala daerah terpilih, semakin cepat melaksanakan visi-misinya. Masyarakat pasti sudah menunggu janji-jani dari Wali Kota dan Bupatinya,” beber NA.

Diketahui, ada 11 kabupaten dan satu kota di Sulawesi Selatan yang menggelar pemilihan kepala daerah pada Pilkada serentak 2020 lalu. Daerah itu adalah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Lutim, Lutra, Soppeng, Barru, Pangkep, Maros, Bulukumba, Selayar, Toraja, Toraja Utara. (*)

One thought on “11 Sekda Jadi ‘Bupati’, SK Sudah Diteken Gubernur Sulsel

  1. Pingback: Gubernur Nurdin Abdullah Serahkan 10 SK PLH Bupati di Sulsel | Newsurban

Leave a Reply