Ditemani Warga Tellu Limpoe, Guru Honorer Hervina Perlihatkan Bukti Baru ke DPRD

Hervina bersama rombongan warga Tellu Limpoe berkunjung ke kantor DPRD Bone untuk memperjelas dan memperlihatkan fakta kebenaran atas pemecatan dirinnya sebagai guru di sekolah tersebut, Senin (15/02/2021).

BONE, NEWSURBAN.ID — Pemecatan Hervina sebagai guru honorer di SD Sadar, di Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Bone, berbuntut panjang.

Pasalnya, Hervina bersama rombongan warga Tellu Limpoe berkunjung ke kantor DPRD Bone untuk memperjelas dan memperlihatkan fakta kebenaran atas pemecatan dirinya sebagai guru di sekolah tersebut, Senin (15/02/2021).

Baca juga: Gegara Postingan di Facebook, Suami Kepala Sekolah SD di Bone Pecat Guru Hononer

Dihadapan para Anggota Dewan, Hervina menjelaskan sekaligus membantah bahwa dirinya tidak dipecat melainkan karena guru di sekolah itu sudah cukup atau kinerja Hervina dipertanyakan.

“Saya hanya mempertanyakan apa kewenangan suami dari Kepala Sekolah yang memberhentikan saya lewat pesan Whatsapp,” ungkap Hervina sambil memperlihatkan bukti-bukti atas pemecatannya melalui WhatsApp.

Bahkan, kata Hervina telah melakukan konfirmasi kepihak pengawas sekolah, namanya masih terdaftar atau tidak.

Dari pengakuan pengawas tersebut, lanjut Hervina, yang mengeluarkan nama di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) adalah suami dari kepala sekolah SD Sadar (Jumran, red).

“Iya nama ta sudah tidak ada di Dapodik. Memang Pak Haji yang suruh saya untuk keluarkan nama ta,” ulang cerita Hervina setelah mengkonfirmasi di Pengawas sekolahnya.

“Tidak ada masalah saya dipanggil atau tidak mengajar kembali tapi cukup saya yang mengalami hal ini pak’dan harapan saya tolong guru honorer bisa diperhatikan kedepannya,” tegasnya.

Muh Ashar Abdullah salah satu perwakilan Pemuda Aliansi Tellulimpoe mendampingi Hervina, mempertanyakan kewenangan Jumran untuk memberhentikan Hervina.

Baca juga: Suami Kepsek Pecat Guru Honorer, DPRD: Rusak Citra Pendidikan di Bone

Padahal, kata Muh Ashar, Jumran bukan sebagai kapasitas kepala SD 169 Sadar. Menjadi kepala sekolah tersebut adalah istrinya yakni Hj Hamsina.

“Aspirasi ini hanya fokus kepada Jumran, dimana merupakan suami dari kepala sekolah SD tempat ibu Hervina mengajar. Jadi disini poinnya adalah adanya penyalah gunaan wewenang dan itu yang kami pertanyakan,” tegas Muh Ashar Abdullah dalam Forum itu.

Sementara, Ketua DPRD Bone, Irwandi Burhan menutup pertemuan itu dia berharap Hervina untuk tinggal sejenak di Bone.

“Saya harap ibu Hervina untuk tetap berada di Bone, karena setelah ini kami akan bicarakan hal ini dengan Pimpinan tentunya, karna mekanismenya adalah aspirasi ini akan kita tindak lanjuti,” pungkas Irwandi Burhan.

Sebelumnya, guru honorer dipecat bernama Hervina mengajar di Sekolah SDN 169 Sadar Desa Sadar Kecamatan Tellulimpoe itu, hanya karena memposting sebuah status dengan merincikan jumlah gajinya selama 4 bulan senilai 700 ribu rupiah dengan Caption (teks singkat) ” Terima kasi Bu aji pak aji dana bosx…” tulisan Hervian di akun resminya diunggah, Rabu (6/1/2021) lalu.

Postingan Hervina itu, langsung Jumran suami kepala sekolah SD Sadar mengirimkan pesan whatsapp kepada Hervina untuk berhenti mengajar di sekolah tersebut. (Fan/*)

2 thoughts on “Ditemani Warga Tellu Limpoe, Guru Honorer Hervina Perlihatkan Bukti Baru ke DPRD

  1. Pingback: Musrenbang RKPD, Andi Purnamasari Tekankan Tiga Poin Harus Ditingkatkan | Newsurban

  2. Pingback: Pemecatan Dibatalkan, Guru Hervina Diizinkan Kembali Mengajar | Newsurban

Leave a Reply