Kapolsek Astanaanyar Dicopot Usai Tertangkap dengan Barang Bukti Sabu

Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi.

Kapolsek Astanaanyar Kompol Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi yang tertangkap bersama belasan anggota polisi dengan barang bukti sabu dicopot dari jabatannya.

BANDUNG, NEWSURBAN.ID — Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri menyatakan mencopot Kompol Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dari jabatan Kapolsek Astanaanyar usai tertangkap bersama belasan anggota polisi beserta barang bukti sabu. Kapolsek diduga terlibat dan mengonsumsi narkoba bersama belasan anggotanya.

“Kepada yang bersangkutan (Kompol YP), tentunya sudah dilakukan pencopotan dari jabatannya sebagai Kapolsek,” kata Ahmad Dofiri di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, kepada wartawan.

Baca Juga: Terlibat Narkoba, Anggota Polres Bone Dipecat Tidak Hormat

Dofiri mengatakan, sangat menyayangkan tindakan anggotanya itu yang diduga terlibat dengan barang terlarang.

Kepolisian lanjut Dofiri berkomitmen untuk menindak tegas anggotanya yang terlibat penyalahgunaan narkoba agar tidak ada anggota lainnya yang terlibat lebih jauh.

“Tentunya kami akan ambil langkah dan tindakan tegas agar pembelajaran bagi yang lain, jangan sampai ikut-ikutan seperti itu,” kata dia.

Kompol Yuni Purwanti serta belasan anggotanya itu telah diamankan oleh Propam Polda Jawa Barat pada Rabu (17/2) karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga: Kapolres Bone: Anggota Terlibat Narkoba Silakan Mundur!

Propam Polda Jawa Barat masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut, sehingga saat ini masih belum ada kepastian hukum kasus itu. Namun, Kompol Yuni Purwanti dipastikan telah dicopot dari jabatannya.

Meski demikian, Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erdi A Chaniago memastikan layanan di Polsek Astanaanyar berjalan dengan normal. Personel lainnya yang sementara dipimpin oleh Wakil Kapolsek masih bekerja dengan optimal.

“Roda organisasi harus terus berjalan, sistem sudah berjalan walaupun ada yang tidak hadir,” kata Erdi. (ant/#)

Leave a Reply