Mulai 1 Maret, Pemkot Palu Tutup Tiga Pos Perbatasan, Operasi Yustisi Dimasifkan

Plh Walikota Palu H Asri memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Palu, Kamis (25/2/2021). -yusuf-

Hasil evaluasi tim penanganan Covid-19, Pemkot Palu menutup tiga pos perbatasan darat. Pemkot Palu akan lebih meningkatkan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan.

PALU, NEWSURBAN.ID — Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Palu H Asri SH memimpin rapat evaluasi penanganan Covid-19 di pintu masuk kota Palu, di ruang pertemuan Bantaya kantor Wali Kota Palu pada Kamis (25/2/2021).

Hadir dalam rapat tersebut perwakilan dari Kodim 1306 Donggala, Polres Palu, serta para kepala OPD dan pejabat terkait lainnya.

Dalam rapat dari tim evaluasi penanganan Covid-19 Kota Palu tersebut disebutkan bahwa untuk pos lapangan perbatasan (darat) baik di Tawaeli, Pantoloan, dan Watusampu ditutup mulai tanggal 1 Maret 2021 dan dievaluasi kembali.

Selain itu, tim evaluasi juga minta operasi yustisi penegakan protokol kesehatan lebih dimasifkan lagi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Palu.

Baca Juga: Plh Walikota Palu Minta Kearsipan Harus Gunakan Sistem Aman dan Mudah Diakses

Khusus untuk Operasi yustisi papar Plh Walikota Palu merupakan salah satu langkah efektif untuk mengedukasi sekaligus mencegah penyebaran virus Covid-19.

“Sosialisasi dan edukasi terhadap pentingnya menjalankan protokol kesehatan harus dilakukan secara masif. Operasi yustisi sangat efektif untuk mengedukasi dan mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Fakta di lapangan masih ada masyarakat yang abai. Sehingga kita harapkan masyarakat selalu sadar untuk menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, juga menghindari kerumunan. (*)

Leave a Reply