Ditetapkan Tersangka Suap Proyek Infrastruktur, Nurdin Abdullah: Saya Minta Maaf

Gubernur Sulawesi Selatan Prof HM Nurdin Abdullah minta maaf kepada masyarakat Sulsel setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam kasus suap proyek infrastruktur.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Mengenakan rompi tahanan, pet biru, dengan tangan terborgol Gubernur Sulsel Prof HM Nurdin Abdullah memasuki mobil menuju rutan cabang KPK.

Ditanya wartawan, Nurdin tak banyak komentar. Ia bicara singkat menjawab pertanyaan wartawan.

“Saya ikhlas menjalani hukuman ini. Saya benar-benar tidak tau transaksi yang dilakukan saudara Edi (Edi Rahmat). Demi Allah,” ucapnya.

Baca Juga: KPK Tangkap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Bersama Lima Orang

Kepada masyarakat Sulsel, Nurdin Abdullah minta maaf. “Saya minta maaf kepada masyarakat Sulsel,” ucapnya.

Nurdin Abdullah, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Minggu dinihari (28/2/2021).

Baca Juga: Jubir NA: Pak Nurdin Abdullah Dijemput, Bukan Tertangkap dalam OTT

Penetapan tersangka Nurdin Abdullah disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam live konpres KPK, dinihari tadi.

KPK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi suap terkait perizinan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sinjai.

Baca Juga: Ini Penjelasan PDIP Sulsel Atas Penangkapan Nurdin Abdullah oleh KPK

“Tersangka dalam kasus penerimaan hadiah atau gratifikasi terhadap penyelenggara negara terkait perizinan pembangunan infrastruktur di lingkup pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” terang Firli.

Bersama Nurdin, lanjut Firli, juga ditetapkan dua tersangka lainnya. Yakni Agung, si pemberi suap dan Edi Rachmat yang tak lain adalah Sekretaris Dinas PU Sulsel. Jumlah suap yang didugakan kepadan Nurdin Abdullah adalah Rp2 miliar.

“Kami prihatin dengan tindak korupsi ini. Karena ini merugikan rakyat apalagi di masa-masa sekarang di tengah pandemi Covid-19,” lanjut Firli.

Baca Juga: Koper Mini Anggung Diamankan, Nurdin Abdullah Terseret ke KPK

Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani pemeriksaan maraton selama beberapa jam sejak siang tadi. “Kepada tersangka akan ditahan selama 20 hari di rutan cabang KPK,” kata Firli.

Nurdin Abdullah sebelumnya diberitakan terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Sabtu 27 Februari. Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu dijemput Tim OTT KPK di Rumah Jabatannya, Jalan Sungai Tangka, Makassar, pukul 2 dinihari. (#)

One thought on “Ditetapkan Tersangka Suap Proyek Infrastruktur, Nurdin Abdullah: Saya Minta Maaf

  1. Pingback: KPK Nilai Penangkapan Nurdin Abdullah Tidak Koperatif | Newsurban

Leave a Reply