Pemberian Santunan Ahli Waris Pasien Meninggal Akibat Covid-19 Dihentikan

“Dari surat yang kami terima memang betul pusat tidak menganggarkan santunan ini di tahun 2021, jadi otomatis kabupaten juga harus melakukan hal tersebut karena dari awal ini usulan pusat,” ungkap Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinsos Gowa, Asrianty, Sabtu (27/02/2021).

GOWA, NEWSURBAN.ID — Santunan bagi ahli waris korban meninggal akibat Covid-19 tidak akan ditindaklanjuti atau dihentikan. Hal itu berdasarkan keputusan Kementerian Sosial (Kemensos) RI Surat Edaran Nomor 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tentang Rekomendasi dan Usulan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

Surat itu dikeluarkan oleh Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PKSBS), Sunarti pada 18 Februari 2021 yang kemudian ditindaklanjuti dengan persuratan oleh Pemprov Sulsel kepada seluruh Bupati/Walikota se-Sulsel pada tanggal 23 Februari 2021 mengenai kebijakan itu.

Baca juga: Ahli Waris Korban Meninggal Covid-19 Dapat Santunan Rp15 Juta

Kepala Bidang Perlindungan Sosial Dinsos Gowa, Asrianty mengatakan, dalam surat tersebut dituliskan pada 2021 ini tidak lagi tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal Covid-19. Sehingga bantuan santunan yang disebutkan sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti.

“Dari surat yang kami terima memang betul pusat tidak menganggarkan santunan ini di tahun 2021, jadi otomatis kabupaten juga harus melakukan hal tersebut karena dari awal ini usulan pusat,” ungkapnya dikonfirmasi, Sabtu (27/02/2021).

Baca juga: Kemensos Hentikan Santunan Korban Meninggal Akibat Covid-19

Terkait data atau laporan yang sudah masuk, Asrianty mengaku tidak akan dilanjutkan. Apalagi memang sejak usulan tersebut dikeluarkan pemerintah pusat belum ada sekalipun pencairan santunan untuk masyarakat Kabupaten Gowa.

“Ini bukan kewenangan kita, jadi beberapa ahli waris yang telah memasukkan laporan atau datanya itu sudah tidak berlaku lagi karena memang dari pusat yang tidak melanjutkan,” jelasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut tersebut pihaknya telah menyurat ke seluruh camat, desa maupun lurah untuk menyampaikan dengan baik ke masyarakatnya bahwa santunan Covid-19 sudah tidak ada lagi.

Sebelumnya melalui SE Kemensos RI tersebut Sunarti mengatakan, untuk tahun anggaran 2021 tidak tersedia alokasi anggaran santunan korban meninggal dunia akibat Covid-19 bagi ahli waris.

“Sehingga terkait dengan rekomendasi dan usulan yang disampaikan oleh Dinsos Provinsi/Kab/Kota sebelumnya tidak dapat ditindaklanjuti,” dikutip dari SE tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Kementerian sosial melalui Provinsi Sulawesi Selatan akan memberikan santunan kepada seluruh ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19 sebesar Rp 15.000.000,- per ahli waris dengan memasukkan beberapa data persyaratan yang dibutuhkan. (NH/*)

Leave a Reply