KPK Kembali Sita 3 Koper dan 2 Kardus di Kantor Gubernur Sulsel

Tim KPK menyita tiga buah koper dan 2 kardus di Gedung Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Gubernur Sulawesi Selatan.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kantor Gubernur Sulsel, Rabu, (03/03/2021).

Kali ini, Tim KPK menyita tiga buah koper dan 2 kardus di Gedung Biro Pengadaan Barang dan Jasa Kantor Gubernur Sulawesi Selatan. Penggeledahan itu kurang lebih 6 jam.

Baca juga: KPK Menduga Uang Diterima Nurdin Abdullah untuk Bayar Utang

Dari pantauan di lokasi, Tim KPK berjumlah sekitar 6 orang, akan tetapi tak memberi banyak keterangan, Salah satu Tim KPK mengatakan bahwa, “(Konfirmasi) sama Jubir ya (Juru bicara KPK),” katanya saat hendak naik mobilnya.

Kuat dugaan isi koper dan kadus tersebut berisi dokumen-dokumen sebagai barang bukti dengan kasus gratifikasi menjerat Nurdin Abdullah.

Baca juga: Usai Geledah Kantor PU Sulsel, KPK Sita 3 Koper Dokumen

Sebelumnya, KPK menggeledah kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Sulsel menyita 3 koper dan uang tunai di rumah pribadi Nurdin Abdullah di Kompleks Perumahan Dosen Unhas Tamalanrea, Kota Makassar.

“Dari dua lokasi tersebut, ditemukan dan diamankan bukti diantaranya berbagai dokumen yang terkait dengan perkara ini dan juga sejumlah uang tunai,” kata Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, Selasa (02/03/2021).

Baca juga: KPK Temukan Uang Tunai di Rumah Pribadi Nurdin Abdullah

Jumlah uang tunai, kata Fikri, saat ini masih akan dilakukan penghitungan kembali oleh tim penyidik KPK. Fikri tidak merinci dimana uang tunai tersebut ditemukan.

Selanjutnya, terhadap dokumen dan uang tunai dimaksud akan dilakukan validasi dan analisa lebih lanjut dan segera dilakukan penyitaan sebagai barang bukti dalam perkara ini. (*)

Leave a Reply