Pejabat Kota Palu Mulai Divaksin, Walikota Pertama Disusul Wawali

Suntikan vaksin pertama adalah Walikota Palu H Hadianto Rasyid, disusul wakilnya Reny A Lamadjido, lalu Sekretaris Daerah H Asri.

PALU, NEWSURBAN.ID — Setelah tenaga kesehatan, Vaksinasi Covid-19 dilakukan terhadap pejabat dan pegawai lingkup Pemerintahan Kota (Pemkot) Palu, Rabu (3/3/2021). Vaksinasi digelar di Puskemas Sangurara, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu.

Kepala Puskesmas Sangurara dr Akmal mengatakan, sebelum vaksin benar-benar disuntikkan, ada serangkaian tahapan yang harus ditempuh.

Pelayanan vaksinasi melewati 4 meja pelayanan. Sebelum menuju meja 3 untuk vaksinasi, petugas melakukan verifikasi, pemeriksaan kesehatan, dan mengajukan sejumlah pertanyaan.

Serta 16 pertanyaan yang diajukan petugas vaksinasi. Setelah itu, petugas akan mencetak kartu vaksinasi elektronik melalui aplikasi Pcare Vaksinasi.

Kartu tersebut ditandatangani dan diberi stempel, lalu diberikan kepada sasaran sebagai bukti bahwa sasaran telah divaksinasi.

Kemudian petugas mempersilahkan penerima vaksin untuk menunggu selama 30 menit di ruang observasi dan diberikan penyuluhan serta media KIE tentang pencegahan Covid-19 melalui 3M dan vaksinasi Covid 19.

Proses vaksinasi wali kota palu dan wakil wali kota palu serta Sekda dan pejabat lainnya masih sama seperti yang dilakukan di tempat lain.

Sebelum divaksin, para pejabat harus melakukan tahapan-tahapan seperti registrasi ulang, tes kesehatan, dan lain sebagainya.

“Tadi registrasi kemudian dicek tensi tekanan darah, gula darah. Lalu ditanya riwayat kesehatan selama 2 pekan terakhir. Kemudian disuntik,” kata Hadianto.

Usai menjalani vaksin covid-19,
orang nomor satu di Pemkot Palu, menyampaikan pesan, bahwa pemberian vaksin sebagai upaya memutus rantai penyebaran dan penguatan seluruh masyarakat dengan memperkuat ketahanan tubuh untuk melawan virus.

Memberikan penyadaran kepada masyarakat, bahwa vaksinasi Covid-19 merupakan salah satu alat untuk memutus mata rantai penyebaran sehingga diharpkan menjadi Gerakan seluruh masyarakat.

Vaksinasi ini jangan dipahami bahwa setelah mendapatkan vaksin dapat melakukan apa saja, tidak mengurangi kewaspadaan dengan Gerakan 5 M: Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak (> 1 m), Menghindari kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. (ysf)

One thought on “Pejabat Kota Palu Mulai Divaksin, Walikota Pertama Disusul Wawali

  1. Pingback: Divaksin Kedua, Hadianto-Reny Ajak Masyarakat Sukseskan Vaksinasi di Palu | Newsurban

Leave a Reply