Bank Akan Blokir Kartu Debit Gesek, Segera Tukar dengan Kartu Chip

Masyarakat harus segera menukar kartu debit magnetic stripe menjadi kartu chip. Pasalnya, sejumlah bank akan memblokir penggunaan kartu debit magnetic stripe.

JAKARRTA, NEWSURBAN.ID — Sejumlah bank akan memblokir kartu debit magnetic stripe nasabah bila nasabah belum melakukan konversi menjadi kartu debit berbasis chip.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui laman resminya juga meminta nasabah menukar kartu debitnya menjadi chip. Perusahaan mengungkapkan kartu paspor BCA berbasis magnetic stripe sudah tidak bisa digunakan lagi pada 1 Januari 2022.

“Semakin cepat penggantian kartu dilakukan maka akan semakin baik untuk meningkatkan keamanan dalam bertransaksi,” tulis manajemen.

Manajemen BCA menyatakan saat ini banyak terjadi kejahatan kartu dengan modus pencurian data lewat magnetic stripe pada kartu atau disebut skimming. Pasalnya, data nasabah lebih mudah dicuri melalui kartu debit magnetic stripe.

“Magnetic stripe secara teknologi lebih mudah di-copy datanya ketimbang kartu chip yang secara teknologi lebih maju. Jadi, kartu magnetic strip kamu itu lebih berisiko,” jelas BCA.

Hal yang sama dilakukan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri. Melalui laman resminya, Minggu (14/3) menyebutkan, perusahaan akan memblokir kartu debit magnetic stripe nasabah bila nasabah belum melakukan konversi menjadi kartu debit berbasis chip.

Manajemen Bank Mandiri memberikan batas waktu sesuai dengan masa kedaluwarsa (expiry date) kartu debit. “Proses blokir bertahap sesuai kriteria expiry date kartu,” tulis manajemen Bank Mandiri dalam laman resminya yang dikutip Minggu (14/3/2021).

Untuk kartu yang memiliki masa kedaluwarsa 2021-2022, maka pemblokiran terhadap kartu debit magnetic stripe dilakukan 1 April 2021. Lalu, kartu debit dengan masa kedaluwarsa 2023-2025 akan diblokir pada 1 Juni 2021 dan kartu debit masa kedaluwarsa 2026-2030 akan diblokir pada 1 Juli 2021.

Pihak Mandiri juga menjelaskan, konversi kartu debit berbasis chip berarti penggantian kartu debit berbasis magnetic stripe menjadi chip sesuai dengan arahan Bank Indonesia (BI). Konversi ini, dilakukan demi keamanan nasabah dalam bertransaksi menggunakan kartu debit Mandiri.

Pihak Bank Mandiri mengungkapkan penggunaan kartu debit berbasis chip akan mengurangi risiko pencurian data nasabah dan transaksi skimming. Untuk itu, kartu debit chip lebih aman digunakan dari sisi nasabah, merchant, dan bank.

Manajemen PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI melalui laman resminya juga mengimbau nasabah untuk segera mengganti kartu debit magnetic stripe menjadi chip. Penukaran kartu debit bisa dilakukan di kantor cabang atau mesin BNI sonic terdekat.

Untuk mengganti kartu debit menjadi chip, nasabah cukup membawa antara lain kartu identitas asli dan kartu debit BNI lama yang masih menggunakan magnetic stripe. (*)

Leave a Reply