Cegah Kerumunan, Pemkab Nunukan Peringati Isra Mikraj Secara Virtual

Pemerintah Kabupaten Nunukan bersama Baznas memperingati Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW. Mencegah kerumunan, Isra Mikraj digelar virtual.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID — Pemkab Nunukan, Kemenag Kabupaten Nunukan, dan Baznas Kabupaten Nunukan Gelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW secara virtual.

Kegiatan ini mengangkat tema “Dengan Peringatan Isra Mikraj Tingkatkan Amal Ibadah Di Tengah Pandemi Covid-19.” Acara tersebut dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Muhammad Amin, mewakili Bupati Nunukan, Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Serfianus, unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Ketua Baznas Kabupaten Nunukan, Ketua FKUB Kabupaten Nunukan, beberapa tokoh agama, dan hadir secara virtual Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara H Suriansyah.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang pertemuan VIP lantai IV kantor Bupati Nunukan, Selasa (16/3).

Hadir sebagai penceramah Ustadz Syaid Abdurrahman Al-Idrus Pimpinan/Pengasuh Pondok Pesantren Nur Al-Khairat Tanjung Palas, Bulungan. Lantunan ayat suci Al-Quran yang di bacakan oleh Ustadz Aspuri, terdengar sebagai tanda pembuka acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten Pemerintah dan Kesra mewakili Bupati Nunukan menyampaikan bahwa Isra Mikraj merupakan salah satu peristiwa terbesar yang dialami Baginda Nabi Muhammad SAW, dimana melalui peristiwa ini, Allah SWT menyampaikan amanah yang terpenting bagi umat islam, amanah yang merupakan tugas pokok sekaligus kunci utama yaitu perintah melaksanakan sholat.

Lebih lanjut dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh hadirin yang hadir secara langsung dan ataupun secara virtual agar bersama-sama melakukan evaluasi diri, bagaimana kualitas ibadah sholat kita selama ini.

“Saya berkeyakinan bahwa, sesungguhnya ada hubungan yang erat sejauh mana kualitas ibadah kita dengan Allah SWT, dalam melaksanakan dan mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari. Karena didalam ibdah sholat, terdapat pembentukan karakter pribadi muslim dalam bentuk nilai-nilai kedisiplinan, kepatuhan, komitmen dan integritas, kejujuran, tanggung jawab pribadi, kebersamaan, dan nilai-nilai moralitas lainnya, sehingga apabila seorang muslim/muslimah mampu mengamalkan nilai-nilai kandungan ibadah sholat dalam lingkup keluarga, lingkungan dan kerjanya, insyaallah akan tercipta keluarga yang sakinah, mawadah, dan warohmah serta di lindungi Allah SWT,” ujar Amin.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap kepada seluruh yang hadir agar berdoa kepada Allah SWT dengan harapan semoga negeri ini khusunya Kabupaten Nunukan yang tercinta segera terbebas dari pandemi Covid-19 sehingga dapat beraktifitas kembali seperti biasa.

Selain itu, dalam acara ini juga dilaksanakan penandatangan MOU antara Kementerian Agama Kabupaten Nunukan dengan RRI Kabupaten Nunukan, BNN Kabupaten Nunukan, dan Baznas Kabupaten Nunukan, serta penyerahan SK penyuluh agama secara simbolis, penyerahan bantuan operasional kepada FKUB Kabupaten Nunukan sebesar Rp40 juta dan penyerahan piagam penghargaan kepada Baznas Kabupaten Berau sebagai Baznas peduli yang diserahkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda.

Sementara itu Ustdz Sayid Abdurrahman Al-Idrus dalam tausyiahnya, menyampaikan hikmah Isra Mikraj merupakan salah satu momentum dimana Allah SWT menegaskan kebesaran-Nya dengan memberikan perintah kepada Nabi Muhammad SAW untuk melakukan perjalanan dari Mekah ke Masjidil Aqsa sehingga Mikraj naik ke langit ke tujuh bertemu Allah SWT hanya dalam waktu satu malam saja.

Tak hanya menyampaikan hikmah Isra Mikraj Ustadz Sayid Abdurrahman Al-Idrus juga menyampaikan tentang keutamaan sholat. Di akhir acara Ustadz Sayid Abdurrahman Al-Idrus memimpin pembacaan doa. (hms/adi)

Leave a Reply