Sudah 260 Laporan Warga Masuk ke Lapor Walikota Sejak Dibuka

Belum genap sebulan dibuka, portal Kawal Walikota sudah menerima 260 pengaduan. Layanan ini merupakan salah satu crass program Hadianto-Reny agar warganya bisa menyampaikan langsung masalah pelayanan yang dialaminya.

PALU, NEWSURBAN.ID — Kabid Data dan Informasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu Ibnu Mundzir mengungkapkan, sejak Lapor Walikota dibuka, sudah masuk hampir 260 laporan.

“Laporan itu, perlu untuk dikelola penyelesaiannya secara transparan, tepat waktu, dan tuntas,” ungkap Ibnu tanpa merinci lebih detail laporan yang masuk terkait pelayanan apa.

Karena itu, Bapeda sebagai institusi yang menangani perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kota Palu, terus menggodok teknis pelaksanaan dan mekanisme portal Lapor Walikota.

Kabid Data dan Informasi Bappeda Kota Palu Ibnu Mundzir mengatakan, portal pengaduan langsung dari masarakat ini, merupakan salah satu crass program yang digagas Walikota Palu H Hadianto Rasyid bersama wakilnya Reny A Lamadjido.

Baca Juga: Pemkot Palu Akan Terapkan Pengaduan Berbasis Elektronik

Program tersebut lanjut dia, berupa portal pengaduan masyarakat berbasis online yang akan dikelola Dinas Komunikasi dan informasi (Kominfo) Kota Palu.

Ibnu menjelaskan, pihak Bappeda dalam hal ini, berupaya memerankan fungsi sebagai pembuat business process dan standar operasi prosedur (SOP) dari tiap tahap operasional Portal Lapor Walikota Palu tersebut.

“Bappeda berperan untuk mengatur keuangannya, pihak yang bertanggung jawab, sistem akuntabilitas kepada masyarakat, sistem komunikasi dan serta juga mengatur system hirarki organisasinya, Bappeda mengatur itu, jadi dalam konteks yang lebih luas,” ujar Ibnu di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (22/3/2021).

Baca Juga: Dapat Bantuan, Walikota Palu Kunjungi Store Samsung

Dia menjelaskan, keseluruhan laporan pengaduan masyarakat melalui Lapor Walikota, akan ditampung dan dikelola untuk selanjutnya diteruskan dari admin yang ada di Kominfo kepada admin instansi atau OPD yang terkait dengan pengaduan warga.

Saat ini, Kominfo sudah membuat pelatihan 10 Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai yang paling banyak menerima komplain dari masyarakat.

“Selanjutnya dari masyarakat tersebut melaporkan secara langsung melalui aplikasi portal Lapor Walikota. Kemudian pihak Kominfo yang akan mendistribusikan kepada pihak OPD terkait, supaya di tahu bagaimana masalah tersebut bisa dikenali secara cepat oleh OPD, agar dapat menyelesaikannya secara cepat, tepat dan tuntas,” jelasnya.

Baca Juga: Samsung Bantu Kota Palu, Bangun Ruang Digital Hingga Siapkan Gadget Untuk SD

Rapat yang dihadiri oleh para kepala OPD dan dipimpin oleh Asisten Pembangunan dan Perekonomian Setda Kota Palu, Bappeda ditunjuk untuk membuat dan merancang bisnis proses dengan standar (SOP) mengenai bagaimana masalah harus ditangani secara cepat, tepat dan tuntas baik dalam jangka pendek, menengah atau jangka panjang. (hms/ysf)