Imam Dusun Jadi Ketua BPD Tallongeng, Warga Protes Panitia Pemilihan

Warga Desa Tallongeng, Kecamatan Mare, Bone melakukan protes ke Panitia Penerimaan Anggota BPD. Pasalnya, salah satu ketua terpilih disebut-sebut masih Imam Dusun.

BONE, NEWSURBAN.ID — Warga Desa Tallongeng, Kecamatan Mare, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan mempersoalkan hasil pemilihan anggota BPD, yang berlangsung, Senin (29/3/2021).

Warga menganggap ada kekanggalan oleh panitia pemilihan. Pasalnya salah satu peserta yang terpilih dan menjadi ketua diketahui warga masih aktif sebagai Imam Dusun. Dia dianggap berstatus jabatan ganda karena menerima penghasilan dari satu sumber yakni keuangan negara.

Anggota BPD dimaksud warga adalah Drs Mursen. Ia lolos penerimaan BPD padahal menurut warga, dia masih aktif sebagai Imam Dusun.

Baca Juga: Cerdaskan Anak Pedalaman, Gabungan Komunitas Gelar Aksi Sosial di Desa Sadar Bone

Salah seorang warga Desa Tallongeng, Hery mengatakan, sebelum penetapan dan masih dalam tahapan sosialisasi sudah menyampaikan ke pihak panitia bahwa ada okum calon anggota BPD yang merangkap jabatan.

“Jadi Mursen ini menerima double tunjangan dari anggaran yang sama karena dia sudah menjadi Imam Dusun dan dia juga menjadi Ketua BPD ini kan lucu,” ujar Hery.

Sementara itu Panitia Pelaksana Pemilihan Anggota BPD Tellongeng Kecamatan Mare tidak bersedia memberikan keterangan terkait calon yang disebut warga double job.

Baca Juga: Bone Bersih Sampah, Ambo Dalle Janji Langsung Turun Tangan

“Nanti Kepala Desa yang jelaskan kami tidak punya kewangan soal itu,” ungkap salah satu Panitia Pelaksana Penerimaan Anggota BPD.

Sementara itu Camat Mare Andi Awaluddin saat dikonfirmasi Senin 29/3/2021, mengatakan, dalam aturan pemerintah tidak boleh menerima penghasilan dalam satu sumber dana tersebut.

“Saya memang menerima surat pelaksanaan kegiatan penerima anggota BPD, tapi saya tidak tau sperti apa teknisnya apalagi soal adanya informasi kalau ada salah satu Imam Dusun menjadi Ketua BPD,” ujar Andi Awaluddin. (fan)

Leave a Reply