Didata BKKBN, Walikota dan Wawali Palu Harap Warganya Serahkan Data Valid

Proses pengambilan data keluarga Walikota Palu H Hadianto Rasyid (atas). Pengambilan data keluarga Wakil Walikota Palu Reny A Lamadjido (bawah). - yusuf -

Pengambilan data keluarga oleh BKKBN dipandang sangat penting. Karena itu, Walikota Palu H Hadianto Rasyid dan Wakil Walikota Palu Reny A Lamadjido meminta warganya memberikan data keluarga yang valid.

PALU, NEWSURBAN.ID —P Walikota Palu H Hadianto Rasyid dan Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido, mengajak seluruh warga kota Palu turut menyukseskan program pendataan keluarga melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Proses pendataan awal keluarga tahun 2021 untuk Kota Palu dilaksanakan mulai Kamis (1/4/2021).

Wakil Walikota Palu didata di ruang kerjanya oleh kader pendata dari BKKBN Perwakilan Provinsi dan Kota Palu. Sedangkan Wali Kota Palu didampingi Istri Diah Puspita mengikuti pendataan keluarga di kediamannya.

Pengambilan data orang nomor satu dan dua di Kota Palu dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng Maria Ernawati, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Palu Katrin bersama pihak Dinkes Kota Palu.

Walikota Palu Hadianto Rasyid usai menjalani proses pendataan keluarga menyampaikan, pendataan keluarga sangat penting untuk memotret kondisi keluarga yang bertujuan membangun keluarga berkualitas.

Pada pendataan, Walikota Palu dan Wakil Walikota Palu mendapat sejumlah pertanyaan secara langsung dari kader tim pendataan melalui formulir F/I/PK/21 yang mencakup alamat, nama anggota keluarga, jenis kelamin, tanggal lahir, status perkawinan, usia perkawinan, agama, pekerjaan, pendidikan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulteng Maria Ernawati dalam keterangannya menyatakan BKKBN saat ini bukan hanya memiliki tupoksi dalam hal kontrasepsi akan tetapi memiliki program yang bernama Benggalkencana yang mencakup pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga bencana.

Sasaran dari BKKBN lanjut Maria adalah keluarga. Untuk itu dibutuhkan desk data mencakup by name, by adress untuk seluruh keluarga se-Indonesia. “Sehingga dilakukanlah pendataan secara serentak, secara nasional di Indonesia yang berlangsung mulai tanggal 1 April hingga 31 Mei 2021 atau selama dua bulan,” ujarnya. (ysf)

One thought on “Didata BKKBN, Walikota dan Wawali Palu Harap Warganya Serahkan Data Valid

  1. Pingback: Wawali Reny Apresiasi Distan Manfaatkan Lahan Tidak Produktif Menjadi Persawahan | Newsurban

Leave a Reply