MUI-KPID Awasi Konten Media Penyiaran Selama Ramadan

“Kita perlu terus mengembangkan kerjasama karena kualitas media siaran perlu terus kita tingkatkan agar umat, masyarakat Sulawesi Selatan mendapatkan sajian siaran televisi, maupun radio yang mendidik.” Wakil Ketua MUI Sulsel H Rahim Yunus.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan bersilaturahmi ke MUI (Majelis Ulama Indonesia) Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (10/4/2021) di Kantor MUI Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, KPID melaporkan edaran KPID tentang batasam ke media penyiaran saat Bulan Suci Ramadhan.

Baca Juga: KPID Ingatkan Media Taati Pedoman Penyiaran Peristiwa di Gereja Katedral Makassar

Selaian itu, KPID dan MUI sepakat memantapkan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, dengan akan memperbaharui MoU kedua lembaga tersebut.

“Kita perlu terus mengembangkan kerjasama karena kualitas media siaran perlu terus kita tingkatkan agar umat, masyarakat Sulawesi Selatan mendapatkan sajian siaran televisi, maupun radio yang mendidik,” kata Wakil Ketua MUI Sulsel H Rahim Yunus.

Baca Juga: KPID Sulsel Libatkan Ribuan Pendamping Desa Awasi Penyiaran

Rahim Yunus menambahkan media siaran selain diharapkan menyajikan informasi yang menjernihkan situasi, bukan membuat resah, menyebar fitnah, seperti yang banyak muncul di media sosial.

“Bahaya hoax ada di mana-mana khususnya dalam medsos. Informasi di media penyiaran harus menangkal informasi sesat yang ada di media sosial,” kata Rahim Yunus.

Baca Juga: UIN Alauddin Jajaki MoU dengan KPID Sulsel

Sementara itu Ketua KPID Sulsel Muhammad Hasrul Hasan, mengatakan pengaruh media siaran, terutama televisi sangat luar biasa, baik dalam kecepatan sampai ke khalayak maupun dampak yang ditimbulkan.

“Tugas kami tidak hanya memantau siaran dan mengawasi tapi juga menegur, bahkan memberi sanksi terhadap media siaran yang melanggar. Karena pengaruh media penyiaran sangat besar,” kata Hasrul.

Baca Juga: Danny Terbitkan Edaran Dukung Penyiaran Dorong Pemulihan Ekonomi

Selain itu KPID juga berharap, MUI Sulsel selalu memberi masukan ke KPID dan mengeluarkan fatwa terhadap berbagai masalah di media penyiaran, khususnya yang tidak memiliki izin penyiaran.

“Kami berharap mendapat dukungan dari MUI selain memberi masukan terkait konten siaran media penyiaran. Juga mengeluarkan fatwa terkait media penyiaran yang tidak memiliki izin siaran,” ujar Hasrul.

Baca Juga: Harsiarnas 88, 65 Radio Kompak Hentikan Siaran

Dalam pertemuan tersebut, Ketua KPID Sulsel didampingi Riswansah Muchsin Korbid PS2P dan Siti Hamidah Bidang Kelembagaan Sementara Wakil Ketua MUI didampingi H Muh Ghalib (Sekretaris Umum MUI Sulsel) H Waspada Santing (Wakil Ketua Bidang Infokom) H Sukardi Weda,  H Muh Ruslan (Wakil Ketua)
HM Renreng (Sekretaris) H Burhanuddin (Wakil Bendahara) H Abd Wahid Haddade (Sekretaris) dan Kasim Manang (Kepala Sekretariat). (#)

Leave a Reply