Plt Gubernur Libatkan Bupati dan Walikota Untuk Percepat Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api Sulsel

Rel Kereta Api Maros - Parepare

Pelaksana tugas Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berharap pelibatan bupati dan walikota sebagai ketua di koridor masing-masing dapat mempercepat pembebasan lahan proyek pembangunan rel kereta api Makassar – Parepare.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Progres megaproyek Kereta Api (KA) Makassar – Parepare sampai saat ini masih berkutat dengan pembebasan lahan. Karena itu, Plt Gunernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melibatkan bupati dan walikota sebagai ketua tim di koridor masing-masing.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah menyebutkan ada beberapa poin yang disepakati bersama untuk penyelesaian percepatan pembangunan jalur Kereta Api Makassar – Parepare dalam rapat bersama dengan Kantor Staf Presiden beberapa waktu lalu. Termasuk membentuk tim percepatan penyelesaian pembebasan lahan untuk Pangkep dan Maros.

Baca Juga: Jalur Kereta Makassar-Parepare Proyek Pertama RI dengan Lebar Rel 1.435 mm

Hasil rapat itu direspons, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan membentuk tim percepatan pembebasan lahan, dengan membagi menjadi beberapa koridor.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan pembentukan tim yang diketuai bupati dan walikota di koridor masing-masing, diharapkan dapat mempercepat pembebasan lahan.

“Misalnya, koridor Parepare itu Walikota Parepare ketua dengan Forkopimda anggotanya, begitu juga Barru, Pangkep, Maros dan Makassar,” kata Andi Sudirman, saat menghadiri rapat koordinasi progres pengadaan tanah jalur Makassar-Parepare dan Makassar New Port, di kantor Gubernur Sulsel, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Gubernur Bersama Menhub Matangkan Progres Jalur Kereta Api Makassar-Parepare

Menurutnya, pembagian koridor dilakukan untuk memudahkan pemetaan, sehingga pelaksanaan pengerjaan bisa dilakukan secepatnya.

“Saya sudah melihat dari laporannya. Kemudian saya menginginkan agar dalam bekerja harus ada skala prioritas. Misalnya, inikan mau dikerjakan pembangunan di Garongkong, harus rutin dilakukan pertemuan juga sehingga objek kontruksi jelas,” terangnya.

Andi Sudirman menambahkan dalam pengerjaan ini harus berdasarkan urutan tatanan skala koordinasi dan  prioritas tanpa mengabaikan koridor.

“Harus dibagi mana yang dibayarkan langsung dan juga konsinyasi, paketan jelas prioritas pertama yang mana. Ini hampir sama waktu di Pammukulu, makanya kami rangkul semua dan ini mulai berjalan,” terangnya.

Baca Juga: Lepas Ekspor Komoditas Unggulan Senilai Rp49,9 Miliar, Plt Gubernur Sulsel: Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Kepala Balai Pengelolaan Perkeretaapian Provinsi Sulawesi Selatan, Jumardi mengatakan sejauh ini progres pegaproyek kereta api Sulsel, khusus lahan di Pangkep sudah mencapai 94 persen di mana 85 persen itu melalui konsinyasi ke pengadilan. Bahkan, ada yang sudah dibayarkan juga langsung. “Sebenarnya dengan angka ini sudah hampir mendekati target untuk menyambungkan,” ucapnya.

Jumardi mengapresiasi langkah pembentukan tim percepatan pembebasan lahan, per wilayah  agar bisa lebih cepat terbangun.

Saat ini, Jumardi menyebutkan rencana jalur kereta api Maksssar -Parepare sudah terbangun di Kabupaten Barru sekitar 47 Km, Garongkong ada 3,7Km dan yang diintegrasi sepanjang 1,3 Km jalur Garongkong.

Namun, Jumardi mengaku di Desa Pambundukang, Kabupaten Pangkep sampai saat ini masih terkendala pembebasan lahan. “Ini diharapkan bisa dibantu penyelesaiannya,” pungkasnya. (#)

2 thoughts on “Plt Gubernur Libatkan Bupati dan Walikota Untuk Percepat Pembebasan Lahan Proyek Kereta Api Sulsel

  1. Pingback: Lepas Pengiriman Dua Ribu Ton Ikan, Andi Sudirman Launching Satu Ekspor | Newsurban

  2. Pingback: Lepas Pengiriman 2.000 Ton Perikanan, Andi Sudirman Launching Satu Ekspor | Newsurban

Leave a Reply