Puluhan OKP Desak DPD I Ambil Alih Musda XV KNPI Kota Makassar

Wakil Ketua DPD I KNPI Sulsel yang juga Korwil Makassar, Ampi Amrullah saat meminta Musda XV KNPI Kota Makassar ditunda. -ist-

DPD I KNPI Sulawesi Selatan, didesak sejumlah OKP mengambil alih dan melanjutkan Musda XV KNPI Kota Makassar yang tertunda akibat kegaduhan. Pimpinan sidang dianggap sebagai pemicunya.

MAKASSAR, NEWSURBAN.ID — Puluhan Organisasi Kepemudaan (OKP) yang berhimpun kembali meminta DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) melalui Korwil Makassar untuk kembali melanjutkan Musyawarah Daerah (Musda) XV KNPI Kota Makassar yang tertunda.

Sebelumnya Musda XV digelar di Hotel Grand Asia beberapa waktu lalu. Sidang itu dipimpin Indira Mulyasari Paramastuti yang juga utusan DPD I KNPI Sulsel.

Namun sidang ricuh karena pimpinan sidang dinilai menunjukkan keberpihakannya kepada salah satu calon ketua KNPI Kota Makassar.

Baca Juga: Tolak Hasil Musda XV KNPI Makassar, Sejumlah OKP Teken Pernyataan Mosi Tidak Percaya

Ketua Mapancas Makassar, Andi Nursan Adil, keberpihakan pimpinan sidang terlihat dari sikapnya yang tak bisa menyelesaikan masalah yang ada dalam forum musda.

Kata dia, pimpinan sidang seharusnya mendengarkan masukan dari peserta musda. Bukan sebaliknya. “Aksi kekerasan adalah buah dari sikap pimpinan sidang yang tak bisa menjelaskankan secara konstitusi mengenai masalah yang ada dalam forum,” ujarnya, Rabu (14/4/2021).

Setelah adanya aksi kekerasan atau pemukulan dalam forum musda lanjutnya, seharusnya pimpinan sidang mengambil langkah taktis, termasuk menskrorsing sidang.

Baca Juga: Terkait Musda XV KNPI Makassar, Ini Resume Keputusan Korwil

“Di sini, pimpinan sidang tidak menggunakan fungsi mediasi, fungsi fasilitasi dalam rangka menyelesaikan masalah. Jangan-jangan, pimpinan sidang memang diutus untuk memenangkan salah satu calon ketua,” ujarnya.

Andi Nursan juga menilai panitia tidak objektif. “Seolah-olah dipaksakan untuk memenangkan satu kandidat. Idealnya, karena ada pemukulan atau bentuk intimidasi dalam musda tersebut, pimpinan sidang harus menskorsing pelaksanaan musda itu sendiri,” bebernya.

Senada, Ketua Garda Bangsa Kota Makassar, Ade Enaz Mappajanci mengatakan ketidakmampuan pimpinan sidang dalam menyelesaikan masalah. Bahkan menjelaskan secara konstitusi mengenai keributan yang ada. Hal ini menyebabkan peserta sidang gagal mendapatkan penjelasan secara konstitusional.

Baca Juga: Pleno Ricuh, Ampi Amrullah: Tunda Musda XV KNPI Kota Makassar

“Saya tidak diberikan hak untuk melakukan klarifikasi persoalan adanya oknum yang mengatasnamakan Garda Bangsa. Sebab, oknum tersebut menggunakan surat keputusan (SK) ilegal. Hal ini kami menyatakan mosi tidak percaya soal musda XV KNPI Kota Makassar,” bebernya.

Sementara OKP Utusan GM Trikora, Sultan juga mendesak DPD I KNPI Sulsel mengambil alih Musda XV Kota Makassar dan dilanjutkan sesuai AD/ART dan PO yang berlaku.

“Wakil Ketua DPD I KNPI Sulsel, Ampi Amrullah memberikan keputusan soal hasil musyawarah daerah KNPI Kota Makassar. Disini, Korwil meminta pelaksanaan Musda XV KNPI Kota Makassar telah melanggar beberapa aturan AD/ART,” ujarnya.

Baca Juga: Danny Pomanto Minta KNPI Kawal Makassar Recover

Poin kedua yang disampaikan Korwil yakni, pelaksanaan Musda XV KNPI Kota Makassat yang telah dilaksanakan sebelumnya tidak berdasar pada hasil rapat pimpinan daerah atau Rapimda. Bahkan, Musda ini dipenuhi tindakan kekerasan atau intimidasi.

“Korwil Makassar menyebut bahwa Musda XV KNPI Kota Makassar cacat secar prosedural, sehingga segala produk hukum, proses dan lainnya juga batal demi hukum,” terangnya. (*)

Wakil Ketua DPD I KNPI Sulsel yang juga Korwil Makassar, Ampi Amrullah saat meminta Musda XV KNPI Kota Makassar ditunda. -ist-

One thought on “Puluhan OKP Desak DPD I Ambil Alih Musda XV KNPI Kota Makassar

  1. Pingback: Hasil Musda XV KNPI Sah, Indira Mulyasari Beberkan Fakta Sidang | Newsurban

Leave a Reply