Buka Konferwil I GP Ansor Kaltara, Menag: Keberagaman Bukan Kelemahan Tetapi Kekuatan

“Keragaman dan perbedaan bukanlah kelemahan, itu hal biasa untuk terus maju sebagai kekuatan. Jangan perdulikan ketidaksukaan pihak lain atas perjuangan kita. Jangan takut memiliki musuh. Karena tanpa musuh ibarat sayur tanpa garam.” Menteri Agama H Yaqut Cholil Qoumas.

NUNUKAN, NEWSURBAN.ID — Bupati Nunukan yang diwakili oleh Kabag Humas dan Protokol Hasan Basri mendampingi Gubernur Kalimantan Utara H Zainal Arifin Paliwang, menghadiri pembukaan Konferensi Wilayah Ke-I Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Kalimantan Utara yang digelar di Kayan Hall Hotel Tarakan Plaza, Sabtu (17/4).

Menteri Agama yang juga Ketua Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor H Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan GP Ansor yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama (NU) mewarisi semangat para ulama Hubbul Wathan Minal Iman, mencintai tanah air adalah sebagian dari iman.

“Warisan semangat para ulama inilah yang membuat GP Ansor selalu dibutuhkan kehadirannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Gus Yaqut, sapaan akrab Menag Yaqut Cholil Qoumas.

Baca Juga: Penyederhanaan Birokrasi, Pemkab Nunukan Gelar Sosialisasi dan Pendampingan

Menurutnya, GP Ansor telah membuktikan kiprahnya untuk terus berdiri kokoh memainkan peran sebagai simpul kebangsaan. “Ini yang saya sejak lama sangat mengapresiasi dan menghargai kiprah GP Ansor,” kata Guw Yaqut.

Menag menjelaskan, GP Ansor telah teruji mampu menjadi perekat di tengah keragaman dan perbedaan, bahkan kehadiran Banser GP Ansor telah ikut memberikan rasa aman bagi semua anak bangsa dalam menjalin tali persaudaraan.

“Peran sejarah GP Ansor ini sangat relevan dengan kondisi negara yang majemuk, yang beragam dalam suku, agama, dan juga budaya. Keragaman dan perbedaan bukanlah kelemahan, itu hal biasa untuk terus maju sebagai kekuatan jangan perdulikan ketidaksukaan pihak lain atas perjuangan kita, jangan takut memiliki musuh, karena tanpa musuh ibarat sayur tanpa garam,” tutur Gus Yaqut.

Baca Juga: Pemkab Nunukan Ajukan 280 Usulan di Musrenbang RKPD Kaltara 2022

Gubernur Kalimantan Utara H Zainal Arifin Paliwang, menyampaikan terima kasih kepada Menag karena telah memenuhi undangan untuk menginjakkan kaki di Kalimantan Utara sebagai garda terdepan Republik Indonesia.

“Selamat datang di Kalimantan Utara semoga bisa menikmati Kalimantan Utara yang begitu indah begitu ramah, tapi bilang orang kalau ke Kalimantan Utara tidak menginjakkan kaki ke pulau Sebatik belum ke Kaltara katanya, kami berharap kepada Pak Menteri untuk jalan – jalan ke Sebatik melihat bagaimana situasi di perbatasan,” tutur Zainal.

Gubernur mengatakan, GP Ansor adalah sebuah organisasi kemasyarakatan Pemuda Indonesia yang berafiliasi dengan NU dan mempunyai kontribusi dan eksistensi bersama semua pihak dalam mendukung pembangunan bangsa, termasuk pembangunan di Kalimantan Utara.

Baca Juga: Kunjungi Nunukan, Gubernur dan Wagub Kaltara Diskusi dengan Tokoh Masyarakat

Orang nomor satu di Kaltara ini juga mengatakan sinergitas dan dukungan dari GP Ansor di daerah sangat dibutuhkan, terutama dalam menangani pandemi Covid-19, yang mengharuskan semua pihak saling mendukung dalam penanganannya agar aktivitas kegiatan dapat berlangsung seperti biasanya.

“Ansor bukan hanya sebuah organisasi yang di bawah naungan NU tapi juga memiliki peran dan kontribusi untuk mengawal dan bergerak menunjukkan sikap idiologis dan kebangsaan dalam sebuah harmoni. “Saya mengapresiasi GP Ansor yang telah teruji sebagai perekat di tengah keragaman dan perbedaan yang ada di provinsi tercinta ini,” kata Zainal.

“Saya berharap kita semua akan senantiasa bersinergi dalam kemajuan bangsa dan daerah, serta senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan, bahkan menjadi pelopor bagi masyarakat dalam menerapkan pembudayaan pola hidup sehat,” harap Gubernur Zainal Arifin Paliwang. (hms/sah)

Leave a Reply