Jelang Lebaran, Kapolri Minta Penyekatan Mudik Diperketat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tak ingin ada pemudik yang lolos penyekatan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit meminta para petugas meningkatkan penjagaan di pos penyekatan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

JAKARTA, NEWSURBAN.ID — Menjelang Lebaran, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta para petugas meningkatkan penjagaan di pos penyekatan mudik jelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah. Listyo tak ingin ada pemudik yang lolos penyekatan.

Listyo juga mengingatkan banyak masyarakat yang menyeberang di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, saat malam hingga pagi hari.

Baca Juga: Kabar Terbaru, Pemerintah Larang Semua Bentuk Mudik Termasuk Aglomerasi

Lokasi wisata yang berada di daerah zona merah lanjut dia, harus ditutup saat lebaran nanti. Ia meminta jajarannya berjaga di tempat wisata yang dibuka untuk mengingatkan masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dia juga mengatakan, pembagian masker ke wisatawan hingga pengecekkan kesehatan wajib dilakukan untuk memastikan masyarakat yang berlibur dalam kondisi sehat.

Baca Juga: India Ala Jambi, Cerewet Ala Ali

“Kemudian lakukan kegiatan pengecekan secara random, suhunya diperiksa, sehingga kita yakin pengunjung yang masuk kondisinya aman,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Istiono menyebut sedikitnya 70 ribu kendaraan diputar balik hingga hari ketiga larangan mudik Lebaran 2021, Sabtu (8/5).

Baca Juga: Pantun Cerewet Doni Monardo, Ajak Masyarakat Tak Mudik

Jumlah itu dihimpun dari 381 posko penyekatan mudik yang tersebar di Sumatera hingga Bali. “Kalau selama tiga hari ini kurang lebih 70 ribu yang sudah kita putar balik,” ujar Istiono saat meninjau posko penyekatan mudik di pintu tol Cikarang Barat, Sabtu (9/5) malam.

Istiono mencatat penurunan hingga 73 persen volume arus kendaraan yang mengarah ke Jawa. Penurunan volume kendaraan juga terjadi untuk arah Bandung sebanyak 78,3 persen, dan Sumatera sebanyak 43,3 persen. (*)