Tekan Penyebaran Covid-19 Pasca Lebaran, Dinas Pariwisata Bone Batasi Pengunjung Tempat Wisata

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone Andi Promal Pawi.

“Pengunjung tidak di perbolehkan membawah alat musik semacam elekton dan sebagainya yang bisa menimbulkan kerumunan,” tegas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi.

BONE, NEWSURBAN.ID — Untuk menekan laju penyebaran virus covid-19 pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H, di Kabupaten Bone. Melalui Dinas Pariwisata Bone akan melakukan pembatasan pengujung wisatawan di sejumlah tempat-tempat wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, Andi Promal Pawi, mengatakan telah mengimbau ke semua pengelola tempat wisata agar menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

Baca juga: Pemkab Gowa Perketat Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

“Sebelum kami sudah informasikan, apa yang seharusnya mereka siapkan ditempat itu untuk dibagikan para pengunjung nanti,” jelasnya.

Selain menerapkan Prokes, kata Andi Promal, juga pihak pengelola tempat wisata intruksi untuk melakukan pembatasan pengunjung. “Pengunjung tidak di perbolehkan membawah alat musik semacam elekton dan sebagainya yang bisa menimbulkan kerumunan,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Gowa Perketat Pembatasan Pengunjung Tempat Wisata

Sementara itu, salah satu pengelola tempat wisata permandian Lanca di Kecamatan Tellusiattinge, Andi Warni mengatakan kami sudah mendengar imbauan itu dan akan melaksanakan aturan Pemerintah.

“Kami sudah diberikan peralatan yang akan disiapkan ditempat permandian antara lain masker, hand sanitaiser dan juga tempat cuci tangan. Juga akan dilakukan pembatasan pengunjung yang akan datang,” ungkap Andi Warni.

Baca juga: Buka Pameran Penyelenggara Pernikahan, Indira Jusuf Minta Terapkan Prokes

Tempat Wisata cukup dikenal di masyarakat dan padat pengujung pasca lebaran di Kabupaten Bone, terdiri 12 objek wisata antara lain, Petta Batae, Sumur Waranie, Permandian Waetuo, Bendungan Salomekko Makam Raja di Naga Uleng, Makam Raja di Lamuru,Goa Mampu, Permandian Lanca, Permandian Cinnong, Lagole, Cempalagi dan Tanjung Pallette. (Fan/*)

One thought on “Tekan Penyebaran Covid-19 Pasca Lebaran, Dinas Pariwisata Bone Batasi Pengunjung Tempat Wisata

  1. Pingback: Warga Bone Lebaran di Tengah Kepungan Banjir, Terparah Kecamatan Sibulue | Newsurban

Leave a Reply